Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chief Executive Officer (CEO) Cashlez Suwandi

Chief Executive Officer (CEO) Cashlez Suwandi

CEO Cashlez: Jangan Tunggu Besar untuk Go Public

Kamis, 1 April 2021 | 13:16 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id  – PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (Cashlez) menjadi fintech payment gateway pertama yang melantai di bursa. Penawaran umum saham perdana (initial public offring/IPO) di Bursa Efek Indonesia dilakukan Cashlez pada Mei 2020 lalu di saat Indonesia mulai dihantam pandemic Covid-19.

Chief Executive Officer (CEO) Cashlez Suwandi menyampaikan, setelah melantai di bursa, ada banyak benefit yang didapatkan Cashlez untuk mendorong ekspansi bisnis. Karenanya, Suwandi berpesan kepada perusahaan atau startup digital untuk tidak ragu melakukan IPO.

“Jangan menunggu besar dulu untuk mulai go public. Tetapi, go public lah untuk menjadi besar, dan itu benar-benar terjadi di Cashlez,” kata Suwandi di acara  Fintech Talk “Akselerasi Pertumbuhan Perusahaan Fintech Melalui Pasar Modal Indonesia dengan Initial Public Offering (IPO)” secara virtual, Rabu (31/3/2021).

Suwandi mengungkapkan, dengan melakukan IPO, benefitnya adalah akses permodalan yang lebih besar untuk mendukung ekspansi bisnis.

“Dana dari IPO itu betul-betul kita gunakan untuk mendorong akselerasi dari ekspansi bisnis kita. Jadi kita bisa fokus, misalnya sebagai fintech company, otomatis kita akan fokus pada teknologi, di mana tim IT kita harus kuat, dari sisi infrastruktur kita harus kuat, itu salah satu yang bisa mendorong ekspansi bisnis kita,” kata Suwandi.

Kemudian dari sisi tata kelola perusahaan, Suwandi juga melihat kondisinya jauh lebih baik setelah go public, di mana salah satu kewajibannya adalah harus menerapkan good corporate governance  di perusahaan dengan menambahkan organ-organ perusahaan seperti komisaris independen, komite audit, internal audit hingga corporate secretary.

“Organ-organ tersebut bertindak lebih independen dan itu membuat dan memberikan bimbingan kepada manajemen untuk melakukan planning yang lebih bagus, strategi bisnis ke depan yang jauh lebih luas pandangannya. Kemudian dari sisi corporate image, setelah IPO, customer atau para merchant kini juga lebih confidence menggunakan produk atau layanan Cashlez,” kata Suwandi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN