Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
charoen pokphand

charoen pokphand

Charoen Pokphand Tangguh di Tengah Pandemi

Jumat, 11 Juni 2021 | 04:29 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, investor.id - PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) memperoleh katalis positif berupa kenaikan harga jual daging ayam dan ayam olahan. Meski demikian, perseroan menghadapi tren penguatan harga bahan baku pembuatan pakan ternak ayam.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano mengungkapkan, Charoen Pokphand Indonesia merupakan satu dari beberapa perusahaan yang tetap tangguh di tengah pandemi Covid-19. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan laba bersih perseroan sebesar 5% menjadi Rp 3,8 triliun pada 2020. Pendapatan perseroan tahun lalu juga meningkat menjadi Rp 42,52 triliun.

Realisasi kinerja keuangan tersebut telah melampaui estimasi BRI Danareksa Sekuritas dan konsensus analis. Hal ini mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk merevisi naik target harga saham CPIN dari Rp 6.800 menjadi Rp 7.800, dengan rekomendasi beli.

Penguatan harga jual daging ayam dan ayam olahan diharapkan berlanjut hingga akhir tahun ini. Optimisme tersebut didukung oleh perbaikan sejumlah indikator, seperti kenaikan harga jual ayam dan pemrosesan daging ayam. Kenaikan tersebut mampu mengurangi dampak negatif penurunan harga jual anak ayam usia sehari (day old chicks/DOC) dan pakan ternak.

Harga saham CPIN dalam satu dasawarsa terakhir
Harga saham CPIN dalam satu dasawarsa terakhir

Optimisme berlanjutnya kinerja keuangan Charoen Pokphand juga ditopang oleh keberhasilan perseroan dalam mendongkrak marjin keuntungan perseroan menjadi 9% pada 2020 dibandingkan 2019 yang sebesar 8,6%. Peningkatan marjin keuntungan tersebut dipicu oleh penurunan beban pokok penjualan (COGS).

Adapun penjualan pakan ternak masih menjadi penyumbang terbesar atau setara dengan 48% dari perolehan pendapatan tahun 2020. Namun, marjin keuntungan dari bisnis ini turun dari 12,3% menjadi 11,7%.

Dengan berbagai faktor tersebut, menurut Victor, pihaknya merevisi naik estimasi EBITDA Charoen Pokphand menjadi 15% tahun ini dan mencapai 17% pada 2022. Laba bersih perseroan diproyeksi naik menjadi Rp 4,59 triliun tahun ini dibandingkan tahun lalu Rp 3,84 triliun.

Pendapatan perseroan juga diharapkan meningkat menjadi Rp 49,7 triliun pada 2021 dibandingkan raihan tahun lalu Rp 42,51 triliun.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Foto ilustrasi: Perseroan.
PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN). Foto ilustrasi: Perseroan.

Belum lama ini, Charoen Pokphand menggelar ekspor perdana ke Qatar untuk produk makanan olahan berbahan baku ayam. Perseroan juga melanjutkan ekspor makanan olahan berbahan baku ayam ke Jepang.

Sementara itu, ekspor pakan unggas dan DOC ditujukan ke Republik Demokratik Timor Leste (RDTL). Komisaris Independen Charoen Pokphand Indonesia Suparman mengatakan, ekspor ini menjadi gerbang bagi Indonesia ke negara-negara Timur Tengah.

“Semoga dengan peningkatan jumlah dan volume ekspor tersebut dapat turut membantu memecahkan masalah-masalah yang selama ini dihadapi dunia usaha perunggasan di Indonesia,” kata dia.

Ekspor perdana terdiri atas satu kontainer yang berisikan sebanyak 3.618,92 kilogram pakan ternak senilai Rp 220 juta. Sedangkan target volume ekspor tahun ini ke Negara tersebut mencapai 21.600 kg. Produk tersebut diekspor ke Koperasi Warga Indonesia Qatar (KWIQ) Supermarket. KWIQ Supermarket adalah perusahaan yang berdiri pada tahun 2017 dan bergerak di bidang perdagangan ritel dan memiliki izin ekspor impor di Qatar yang dimiliki oleh masyarakat diaspora Indonesia di Qatar.

Kinerja keuangan Charoen Pokphand
Kinerja keuangan Charoen Pokphand

“Produk yang diimpor pertama adalah Fiesta Ready Meal yang diharapkan disukai masyarakat internasional yang tinggal di Qatar. Fiesta Ready Meal dipilih karena memiliki varian favorit masyarakat Indonesia.

Produk tersebut juga bisa menjadi sarana pemasaran kuliner produk Indonesia secara praktis. Qatar merupakan ruang display yang baik bagi produk yang berkualitas dari Indonesia,” kata Ketua KWIQ Supermarket Kartini Sarsilaningsih.

Prospek CPIN
Prospek CPIN

Charoen Pokphand juga menggelar ekspor kedua ke negara lain yang telah menjadi rekan bisnis perusahaan sejak tahun 2017. Dengan rincian pengiriman, satu container produk olahan unggas atau sebanyak 6.000 kilogram dengan nilai Rp 250 juta ke pasar Jepang.

Perseroan juga mengirimkan sekitar 120.000 kg pakan unggas dengan nilai mencapai Rp 740 juta ke Timor Leste.

“Kami berharap usaha ini terus berkembang, seperti nyala lilin yang kecil menjadi sebuah obor dan seterusnya akan menjadi mercusuar perunggasan Indonesia,” ujar Suparman. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN