Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Daftar 10 Perusahaan yang sedang IPO, Buy or Bye?

Kamis, 30 Juni 2022 | 19:00 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Terdapat 10 emiten baru yang tengah menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

Mereka adalah PT Hillcon Tbk (HILL), PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU), PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM), PT Arkora Hydro Tbk (ARKO), PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID), PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO), PT Aman Agrindo Tbk (GULA), PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM), dan PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA).

Advertisement

Calon emiten di sektor pertambangan, Hillcon (HILL) akan menawarkan saham sebanyak-banyaknya 2.211.500.000 saham baru dengan nilai nominal Rp 20 per saham. Jumlah saham yang ditawarkan itu mewakili sebanyak-banyaknya 15% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Baca juga: Calon Emiten Konstruksi, Bangun Karya (KRYA) Mau IPO di Kisaran Rp 120-130

Perseroan membanderol harga penawaran IPO antara Rp 250-Rp 400 per saham sehingga target jumlah seluruh nilai penawaran umum perdana sahamnya sebanyak-banyaknya Rp 884,6 miliar.

Sedangkan, Cerestar Indonesia (TRGU) berencana melangsungkan IPO dengan melepas sebanyak 1,5 miliar saham baru atau setara 18,87%. Produsen tepung terigu tersebut berpotensi memperoleh dana hingga sebesar Rp 315 miliar. Cerestar menawarkan harga IPO pada kisaran Rp 200-210 per saham.

Chemstar Indonesia (CHEM), perusahaan produsen bahan kimia untuk industri tekstil yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat berencana melakukan IPO sebanyak-banyaknya 500 juta lembar, dengan harga penawaran awal sekitar Rp 150-190 per saham. Total saham IPO tersebut setara dengan 29,41% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan, dengan nilai nominal Rp 25 per saham. Dengan penetapan harga penawaran awal berkisar Rp 150-190 per saham, maka jumlah penghimpunan dana melalui aksi korporasi ini sekitar Rp 75-95 miliar.

Sementara itu, Arkora Hydro (ARKO) berencana IPO dengan melepas sebanyak-banyaknya 579.900.000 saham atau 20% dari total modal ditempatkan dan disetor setelah IPO dengan nilai nominal Rp 25 per saham. Perseroan menawarkan harga di kisaran Rp 286-310 per saham sehingga target dana yang ingin dicapai dari aksi korporasi ini sekitar Rp 165,85-179,76 miliar.

Baca juga: OJK: Sebentar Lagi akan Ada IPO Blibli

Saraswanti Indoland Development (SWID) menawarkan harga penawaran umum perdana saham di kisaran Rp 180-Rp 200 per saham. Pengembang properti itu akan melepas sebanyaknya 340 juta saham atau setara 6,31% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO. Total dana hasil IPO yang akan dihimpun oleh perseroan diperkirakan mencapai berkisar Rp 61,2-68 miliar.

Adapun calon emiten peternakan ayam, Dewi Shri Farmindo (DEWI) akan IPO dengan melepas sebanyak-banyaknya 700 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 50 per saham. Jumlah saham yang dilepas ke publik itu sebanyak-banyaknya adalah 35% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO perseroan. DEWI akan membuka harga penawaran di kisaran Rp 100-110 per saham sehingga perkiraan dana hasil IPO yang didapat antara Rp 70-77 miliar.

Selain itu, produsen laptop merek Axioo, PT Tera Data Indonusa Tbk (AXIO) akan go public dengan mekanisme IPO sebanyak-banyaknya 1,04 miliar saham biasa atau setara 17,81% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO. Di mana, nilai nominal adalah Rp 25 per saham.

Perseroan mematok harga penawaran di rentang Rp 120-140 per saham, sehingga dana yang dihimpun sebanyak-banyaknya Rp 145,61 miliar.

Baca juga: Produsen Laptop Axioo Bidik Dana IPO Hingga Rp 145,61 Miliar

Ada juga pedagang gula, Aman Agrindo (GULA) bersiap IPO sebanyak-banyaknya 214.072.500 saham baru dengan nilai nominal Rp 100. Jumlah saham itu sebanyak-banyaknya 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah penawaran umum perdana. GULA menawarkan saham IPO di kisaran Rp 250-300 per saham sehingga jumlah dana hasil penawaran umum perdana ini ditargetkan paling banyak Rp 64,22 miliar.

Habco Trans Maritima (HATM), perusahaan di bidang spesialisasi dalam operasional kapal bulk carrier, juga berencana untuk melangsungkan IPO sebanyak-banyaknya 1,22 miliar saham. Di mana, perseroan mematok kisaran harga IPO di Rp 150-250 sehingga total dana segar yang akan didapat dari penawaran awal ini sebanyak banyaknya Rp 305 miliar.

Terakhir, Bangun Karya Perkasa Jaya (KRYA) juga akan menggelar IPO sebanyak-banyaknya 325 juta saham baru dengan nilai nominal Rp 25 per saham. Jumlah saham itu setara 20% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Perseroan membuka harga penawaran di kisaran Rp 120-130 per saham sehingga jumlah dana yang bisa diraih dari aksi ini mencapai Rp 42,25 miliar.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN