Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: Perseroan)

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Foto: Perseroan)

Dana IPO GOTO Gede, Segini Realisasinya

Jumat, 15 Juli 2022 | 22:34 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) merealisasikan dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham sebesar Rp 4,49 triliun hingga akhir Juni 2022. Nilai tersebut setara 32,76% dari total dana segar yang dihimpun dari IPO pada April 2022 yang sebesar Rp 13,72 triliun.

Corporate Secretary GoTo RA Koesoemohadiani mengatakan, hingga 30 Juni 2022, perseroan telah merealisasikan dana IPO sebesar Rp 4,49 triliun, di mana Rp 1,73 triliun untuk modal kerja, Rp 2 triliun untuk penyertaan pada PT Tokopedia, dan Rp 762,64 miliar untuk penyertaan di PT Dompet Anak Bangsa. "Sisa dana hasil penawaran umum mencapai Rp 9,07 triliun," ujar dia dalam keterangan tertulis, Jumat (15/7/2022).

RA Koesoemohadiani memaparkan, pihaknya mampu menghimpun dana segar dari hasil penawaran umum sebesar Rp 13,72 triliun. Setelah dikurangi biaya penawaran umum, perseroan menerima dana bersih Rp 13,57 triliun.

Baca juga: Analis ini Beberkan Makna Nominal Saham Rp1 di GoTo

Dia mengungkapkan, dana tersebut rencananya digunakan untuk modal kerja sebesar Rp 4,07 triliun, penyertaan di PT Tokopedia sebesar Rp 4,07 triliun, penyertaan di PT Dompet Anak Bangsa sebesar Rp 3,39 triliun, penyertaan di PT Multifinance Anak Bangsa senilai Rp 678,72 miliar, penyertaan pada Velox Digital Singapore Pte Ltd sebesar Rp 678,72 miliar, dan penyertaan pada Go Viet Technology Trading Joint Stock Company senilai Rp 678,72 miliar.

GoTo resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 11 April 2022 dan menjadi emiten ke-15 yang sahamnya tercatat di BEI pada tahun ini. Saham yang dicatatkan di BEI berjumlah 1,18 triliun saham.

Dalam aksi korporasi ini, GoTo mencetak kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 15,7 kali dari saham perdana yang dilepas sebanyak 3,43%. Jumlah investor yang berpartisipasi dalam IPO GoTo ini juga mencetak rekor, yakni lebih 299.000 single investor identification (SID), termasuk sebagian besar di antaranya adalah investor ritel.

Baca juga: Ada Anak Usaha GOTO di Adi Sarana Logistik dan Anteraja Milik Grup Triputra

Perusahaan teknologi tersebut mencatatkan sahamnya dengan harga Rp 338 per saham. Pada perdagangan Jumat (15//7/2022), saham GOTO ditutup melemah 12 poin atau 3,61% ke posisi Rp 320.

Sejak 8 Juni 2022, saham GOTO masuk dalam jajaran tiga indeks saham utama Bursa Efek Indonesia (BEI) sekaligus, yakni IDX30, LQ45, dan IDX80. GOTO menyingkirkan posisi saham PT Waskita Karya Tbk (WSKT) di IDX30 dan Indeks LQ45. Sedangkan di IDX80, GOTO menggeser posisi saham PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI).

Berdasarkan keterangan BEI, masuknya GOTO ke dalam tiga indeks tersebut melalui jalur cepat (fast entry). BEI memilik tiga kriteria dalam menentukan suatu emiten layak memperoleh tiket fast entry, yakni emiten tersebut telah tercatat selama 20 hari bursa, memiliki kapitalisasi pasar free float minimal di peringkat 5 atau 2% dari total kapitalisasi pasar free float indeks IDX30, serta memenuhi kriteria dan proses seleksi indeks IDX30 yang ditentukan BEI.

Analis Mandiri Sekuritas Ryan Aristo Naro, Kresna Hutabarat, dan Eimi Setiawan dalam risetnya memberikan pandangan positif terhadap pencapaian kinerja keuangan GOTO pada kuartal I-2022. Hal ini terlihat dari kinerja seluruh segmen bisnis perseroan, seperti on-demand services, e-commerce, dan fintech services.

GTV segmen on demand service senilai Rp 14,9 triliun pada kuartal I-2022 telah melampaui perkiraan Mandiri Sekuritas atau setara dengan 24% dari target tahun ini. Begitu juga dengan kenaikan take rate bisnis ini menjadi 21% telah melampaui perkiraan.

Baca juga: Bersiap! Bukalapak (BUKA) Bisa Membalikkan Ekspektasi Investor

Pandangan positif juga diberikan terhadap kinerja operasional segmen e-commerce atas keberhasilan mencetak kenaikan GTV mencapai Rp 65,1 triliun atau telah merefleksikan 23% dari target tahun 2022. Angka tersebut sudah melampaui perkiraan Mandiri Sekuritas.

Adapun take rate mencapai 2,9% atau naik 40 basis poin dari kuartal I-2021 atau terindikasi menunjukkan tren pertumbuhan setelah ada sinergi. Pencapaian terhadap target 2022 tersebut terbilang mengesankan karena Perusahaan mengklaim kuartal pertama adalah kuartal dengan tingkat transaksi yang lebih rendah.

Terkait bisnis fintech services, ungkap dia, GTV segmen ini melesat menjadi Rp 77,5 triliun pada kuartal pertama 2022, tumbuh 91% dibandingkan periode yang sama di tahun 2021. Angka tersebut sudah merefleksikan 21,5% dari target tahun ini.

“Pencapaian GTV, margin kontribusi, dan EBITDA perseroan sudah sesuai dengan harapan kami. Hal ini memperkuat peluang perseroan untuk mencapai break even point pada 2024,” terang mereka dalam riset.

Baca juga: OJK: Sebentar Lagi akan Ada IPO Blibli

Mandiri Sekuritas menyebutkan bahwa raihan GTV GOTO senilai Rp 140 triliun pada kuartal I-2022 setara dengan 22,5% dari target yang ditetapkan. Sedangkan pencapaian pendapatan kotor sebanyak Rp 5,23 triliun telah merefleksikan 22,3% dari perkiraan Mandiri Sekuritas.

Mandiri Sekuritas juga memberikan pendapat yang positif atas keberhasilan perseroan dalam mencetak take rate sebesar 3,7%. Berdasarkan pencapaian tersebut, dia mengatakan, GOTO berada pada jalur yang dipercepat untuk menuju profitabilitas yang berkelanjutan. Hal ini seiring dengan prioritas utama perseroan untuk mengejar pertumbuhan.

Berbagai faktor tersebut mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi saham GOTO dengan target harga Rp 440.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com