Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor melihat pergerakan harga saham menggunakan ponsel di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Investor melihat pergerakan harga saham menggunakan ponsel di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Dana Kelolaan Reksa Dana Tahun ini Bisa Tembus Rp 620 Triliun, Apa Penyebabnya?

Senin, 10 Januari 2022 | 10:54 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Dana kelolaan (asset under management/AUM) industri reksa dana tahun ini diperkirakan bisa menembus angka Rp 620 triliun. Nilai tersebut meningkat 6,9% dibandingkan dana kelolaan pada Desember 2021 yang mencapai Rp 579,96 triliun.

Head of Investment Research PT Infovesta Utama Wawan Hendrayatna menjelaskan, peningkatan dana kelolaan pada tahun ini disebabkan oleh mulai pulihnya perkembangan dana kelolaan dari reksa dana terproteksi.

Baca juga: Dana Kelolaan Desember 2021 Naik, Reksa Dana Pendapatan Tetap Mendominasi

"Reksa dana terproteksi sebelumnya sempat turun karena penurunan insentif pajak, namun sekarang sudah mulai naik lagi. Tahun lalu, dana kelolaan dari reksa dana terproteksi sudah mulai kembali ke level Rp 102 triliun," jelas Wawan kepada Investor Daily, Senin (10/1).

Investor ritel, menurut Wawan mengisi tempat investor institusi yang sebelumnya banyak membeli reksa dana terproteksi. Antusiasme investor ritel ini, lanjut Wawan juga mendorong perkembangan dana kelolaan di segmen reksa dana pasar uang, reksa dana saham dan reksa dana pendapatan tetap.

Baca juga: 2022, Reksa Dana Fixed Income Jadi Pilihan

Direktur PT Panin Asset Management (AM) Rudiyanto pihaknya juga optimistis bisa menumbuhkan dana kelolaan. Tahun ini, Panin AM menargetkan dana kelolaan sebesar Rp 15 triliun atau meningkat dari akhir 2021 yang mencapai Rp 12,76 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, Panin AM tidak akan memfokuskan pemasaran pada satu jenis reksa dana saja. Namun, pihaknya mengharapkan bisa mencapai kenaikan yang lebih tinggi pada reksa dana saham.

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN