Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi - Emas batangan dengan latar belakang dolar AS. ANTARA/Shutterstock/pri.

Ilustrasi - Emas batangan dengan latar belakang dolar AS. ANTARA/Shutterstock/pri.

Data Inflasi AS Membawa Turun Emas

Jumat, 14 Okt 2022 | 11:01 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Harga emas bergerak melemah di zona US$ 1.660,65 per troy ons. Pada Jumat (14/10/2022) pagi hari ini harga emas bergerak melemah usai dirilisnya data inflasi Amerika Serikat (AS) yang di atas prediksi menguatkan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih cepat.

Bureau of Labor Statistics merilis data inflasi tahunan AS melandai tipis di angka 8.2% dibandingkan laporan bulan sebelumnya di 8.3% namun lebih tinggi dibandingkan ekspektasi 8.1%. Secara bulanan, inflasi meningkat 0.4% dibandingkan bulan sebelumnya yang meningkat 0.1%.

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Jadi Rp 940.000 Per Gram

Laporan inflasi yang dirilis menunjukkan pandangan The Fed benar mengenai keyakinan bahwa inflasi masih belum terkendali yang artinya masih jauh bagi bank sentral AS untuk melonggarkan pengetatan kebijakan moneternya.

Advertisement

Pasar melihat kemungkinan kenaikan suku bunga lebih besar dalam tiga minggu kedepan dan akhirnya membawa suku bunga menjadi di rentang 4.75% - 5.00% pada awal tahun depan. Suku bunga acuan saat ini berada di rentang 3.00% - 3.25% setelah The Fed menaikkan 75 basis poin untuk yang ketiga kali berturut-turut pada pertemuan 20 - 21 September lalu.

Baca juga: Emas Flat Dibayangi Berbagai Sentimen

Mayoritas investor memprediksi kenaikan 75 basis poin untuk keempat kalinya pada pertemuan Fed November mendatang bahkan kenaikan satu persentase penuh usai melihat data inflasi yang masih tinggi. Kenaikan suku bunga acuan turut melambungkan yield surat utang pemerintah AS yang saat ini berada di areal 3.94% membuat daya tarik emas redup. Kondisi tingginya suku bunga acuan dan ekspektasi kenaikan lebih lanjut menjadi katalis negatif bagi kinerja emas.

Baca juga: Pabrik Emas II Siap Beroperasi, Saham Bumi Minerals (BRMS) Akan Dikerek Rp 350

Harga emas melemah dengan support saat ini beralih ke areal US$ 1.647,33 dan resistance terdekatnya berada di areal US$ 1.674,99. Support terjauhnya berada di areal US$ 1.640,19 hingga ke areal US$ 1.635,73, sementara untuk resistance terjauhnya berada di areal US$ 1.683,02 hingga ke areal US$ 1.690,15.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com