Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi investasi. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Ilustrasi investasi. (Andrea Piacquadio/Pexels)

DCII Jawara Saham, MATIC Rajai Kripto

Selasa, 6 Juli 2021 | 10:48 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Instrumen investasi selama semester I-2021 masih mampu menghasilkan capital gain yang fantastis, meski pandemi Covid-19 belum berakhir. Di bursa efek, harga saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) bahkan melesat 16.000% atau tertinggi di antara semua saham. Sementara itu, di pasar aset kripto, harga Polygon (MATIC) melonjak 6.776,4%.

Berdasarkan data Coinmarketcap dari 1 Januari-30 Juni 2021, setelah Polygon (MATIC) adalah Dogecoin (DOGE) yang harganya naik 5.455,5%. Kemudian, Solana (SOL) yang meningkat 1.829,8%, Binance Coin (BNB) yang naik 703,89%, Cardano (ADA) yang menguat 672,2%, dan Uniswap (UNI) yang melejit 306,75%.

Adapun Ethereum (ETH) naik 212,2%, Ripple (XRP) meningkat 195,83%, Polkadot (DOT) menguat 98,07%, dan Chainlink (LINK) naik 64,73%. Sedangkan Bitcoin (BTC) menempati posisi ke-11 dengan kenaikan 19,48%.

Di pasar saham, setelah saham fenomenal DCII adalah saham PT Multipolar Tbk (MLPL) yang harganya melejit 844,4% selama semester I-2021. Selanjutnya, saham PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) yang naik 469,8%, saham PT Bank MNC International Tbk (BABP) yang menguat 464%, dan saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) yang melonjak 275,9%.

Kemudian, saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) yang melesat 203,8%, saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) yang melejit 123,2%, saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) yang naik 111,4%, saham PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) yang meningkat 109,9%, saham PT BRI Agroniaga Tbk (AGRO) yang naik 94,82%, dan saham PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk (PNBS) yang menguat 82,9%.

Kepala Riset Praus Capital Alfred Nainggolan memprediksi, saham-saham di sektor komoditas, kesehatan, dan telekomunikasi tergolong menarik untuk dikoleksi pada semester II, karena didukung oleh laporan keuangan yang diperkirakan sangat baik.

Untuk saham komoditas, terutama batu bara, dia merekomendasikan saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Hal itu seiring tren kenaikan harga batu bara di pasar global.

Di sektor kesehatan, pemodal bisa mengoleksi saham PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), dan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA). Selain itu, di sektor telekomunikasi, saham-saham yang direkomendasikan antara lain saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

“Kami optimistis laporan keuangan kuartal II akan sama baiknya, sehingga akan menjadi katalis bagi pergerakan harga sahamnya pada semester II ini,” kata Alfred. Sebagai informasi, pada semester I-2021, indeks harga saham gabungan (IHSG) hanya naik 0,73%.

Mengenai aset kripto, analis pasar keuangan Ariston Tjendra menilai, masih ada potensi pergerakan positif pada semester II-2021. Begitu juga dengan saham. Hal utama yang mendukung pergerakan positif tersebut adalah ekspektasi kebijakan moneter AS yang tetap longgar. Kebijakan yang longgar memperbesar likuiditas di pasar dan mendorong pelaku pasar masuk ke aset-aset yang lebih berisiko untuk berinvestasi.

Selain itu, vaksinasi covid-19 yang sudah lebih luas juga mendukung pelaku pasar untuk berinvestasi lebih besar. Dengan vaksinasi yang sudah meluas ini, kekhawatiran terhadap kasus Covid-19 mereda.

“Dilihat dari volatilitas harga, karena volatilitas kripto lebih besar, sepertinya kripto yang akan menguat lebih kencang,” katanya.

Secara terpisah, Research & Development Manager ICDX Jericho Biere menuturkan, untuk semester II, yang masih berpotensi mencetak return tinggi dari macam-macam koin kripto adalah Solana, Polkadot, dan Cardano. Tiga koin tersebut memiliki fundamental yang nyata dalam implementasi pasar dunia.

”Solana memiliki pengembangan dalam ekosistem tokenized saham-saham besar dunia lainnya, dimana aplikasi inovatif dari kombinasi tradisional aset dan alternatif aset yang akan terus meningkat. Polkadot menggembangkan NFT yang semakin marak di dunia hiburan. Sedangkan Cardano yang fokus mengeksplor potensi baru akan aplikasi dari teknologi blockchain di berbagai negara, seperti Indonesia dan Afrika,” ujarnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN