Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA)
Sumber: Istimewa

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Sumber: Istimewa

Dharma Polimetal (DRMA) Alami Lonjakan Permintaan Komponen Otomotif 35%

Rabu, 21 September 2022 | 04:00 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Emiten produsen komponen otomotif yakni PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) terus alami lonjakan permintaan apabila dibandingkan rata-rata permintaan bulan Januari-April 2022.  Bahkan perseroan memperkirakan permintaan komponen otomotif Oktober hingga 35%.

Presiden Direktur Dharma Polimetal (DRMA) Irianto Santoso mengatakan, peningkatan rata-rata permintaan terhadap komponen otomotif produksi perseroan pada bulan Agustus naik 20%. Adapun komponen otomotif DRMA untuk bulan September ini diperkirakan naik sekitar 30%, sementara order untuk bulan Oktober diperkirakan akan meningkat 35% dari rata-rata permintaan periode Januari sampai April 2022.

Baca juga: Produksi Otomotif Mulai Pulih, Begini Prospek Saham Dharma (DRMA)

“Permintaan di kuartal tiga, diluar bulan Juli sudah sangat bagus. Semoga kuartal empat nanti lebih bagus lagi,” dalam keterangan resmi, Selasa (20/9/22).

Irianto menambahkan, lonjakan permintaan komponen otomotif pada kuartal ketiga tersebut terjadi antara lain karena persoalan kelangkaan semikonduktor akibat lockdown di Shanghai yang sempat menghambat produksi otomotif sudah mulai teratasi. Sementara, bersamaan dengan proses pemulihan pasokan semikonduktor tersebut, pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi juga tengah berlangsung.

Baca juga: Penjualan Meningkat, Laba Bersih Dharma Polimetal (DRMA) Naik Lebih Tinggi

“Oleh karena itu, sejauh ini kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak sampai menghentikan pertumbuhan permintaan komponen otomotif,” ujarnya.

Menurut Irianto, alasan-alasan tersebut menjadikan Dharma Polimetal tetap optimis target pertumbuhan pendapatan 2022 sebesar 20% dan pertumbuhan laba bersih sebesar 50% akan dapat tercapai. Sementara itu, hingga semester-I 2022 DRMA membukukan bersih sebesar Rp 144,59 miliar, naik 44% secara tahunan. Lonjakan laba bersih tersebut didukung keberhasilan perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 1,59 triliun, meningkat 22% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca juga: Pertumbuhan Dharma Polimetal (DRMA) Pesat, Seberapa Pesat Harga Sahamnya Naik?

Selain itu, lanjut dia, DRMA telah berinvestasi pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi untuk mengantisipasi perkembangan tren kendaraan listrik ke depannya. Sebagai informasi, perseroan melakukan sejumlah inovasi dengan menangkap peluang di era kendaraan listrik di Indonesia. prototype kendaraan listrik roda tiga dengan merek PowerAce telah dirancang. Demikian juga dengan pengembangan battery pack, battery management system, body, dan chasis part yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan listrik.

“Kami terus berinovasi untuk menjaga kepercayaan dari merek otomotif terkemuka yang memiliki standar tinggi dalam produknya. Perseroan berupaya untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan teknis terbaik agar dapat mempertahankan kualitas produk- produk yang dihasilkan. Dengan terus mempertahankan kepercayaan dari pelanggan melalui kinerja yang baik dan konsisten, perseroan sedang berada di jalur yang tepat untuk terus dapat melanjutkan pertumbuhannya,” pungkas Irianto. 

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com