Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kegiatan di pabrik Dharma Satya Nusantara. Foto: dsn.co.id

Kegiatan di pabrik Dharma Satya Nusantara. Foto: dsn.co.id

Dharma Satya Nusantara Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang

Senin, 19 Oktober 2020 | 11:40 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) baru-baru ini menandatangani kerja sama dengan eREX Singapore Pte.Ltd untuk memasok cangkang kelapa sawit/Palm Kernel Shell (PSK). Kerja sama ini dilakukan melalui anak usaha perseroan yakni PT Dharma Sumber Energi (DSE).

Direktur Utama Dharma Satya Nusantara, Andrianto Oetomo menjelaskan, kerja sama ini dilakukan lantaran selama ini cangkang kelapa sawit dari hasil pengolahan Tandan Buah Segar (TBS) menjadi Crude Palm Oil (CPO) hanya digunakan sebagai bahan bakar di boiler.

Namun dengan adanya kerjasama ini membuka peluang perseroan untuk mengekspor PSK ke Jepang sebagai bahan baku bagi pembangkit listrik berbasis biomassa yang dimiliki oleh eREX.

“Dalam kerja sama ini nantinya DSE akan memasok PSK kepada negara Jepang selama 15 tahun dengan volume mencapai 70 ribu ton per tahun. Pabrik yang akan melakukan produksi dan pengiriman yakni pabrik kelapa sawit milik perseroan yang berlokasi di Muara Wahau, Kalimantan Timur,” jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (19/10).

Andrianto menambahkan kerjasama ini sejalan dengan rencana perseroan dalam menerapkan kebijakan keberlanjutan/Sustainability, yakni dengan memanfaatkan limbah yang dihasilkan dari proses produksi CPO menjadi produk yang bernilai ekonomis dan sesuai dengan prinsip-prinsip ramah Environmental, Social dan Governance (ESG).

“Kami bertekad untuk mengintegrasikan ESG dalam segala aspek usaha. Tak hanya itu, limbah yang dihasilkan dari proses produksi pun harus diberdayagunakan agar dapat memberikan manfaat ekonomis maupun manfaat terhadap lingkungan,” ujarnya.

Seperti yang diketahui pada September lalu perseroan melakukan Commissioning atas Instalasi Bio-CNG yang pertama, yang mengolah limbah cair pabrik kelapa sawit/Palm Oil Mill Effluent menjadi energi terbarukan dalam bentuk listrik dengan kapasitas 1,2 megawatt serta Bio-CNG dalam tabung dengan kapasitas sebesar 280 m3 per jam.

Pada kesempatan yang sama Presiden Erex Co.Ltd, Hitoshi Honna mengatakan dengan operasi Stockpile bersama dengan perseroan ini akan berdampak positif pada kinerja Erex secara jangka panjang dengan bahan baku yang lebih ekonomis. Selain itu dia menambahkan cangkang sawit yang diproduksi oleh pabrik DSN sudah tersertifikasi oleh RSPO oleh Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri di Jepang.

“Sehingga kami dapat mewujudkan pengadaan cangkang yang berkelanjutan dan tersertifikasi secara konsisten.” ujarnya.

Adapun eREX Singapore PTE Ltd sendiri merupakan anak perusahaan dari eREX Co. Ltd, sebuah perusahaan publik dan terkemuka di Jepang yang berpengalaman dalam pengembangan pembangkit listrik tenaga biomassa.

Penandatanganan kerja sama kedua perusahaan ini diselesaikan secara virtual pada tanggal 8 Oktober 2020 oleh Efendi Sulisetyo selaku Direktur Utama DSE dan Shuji Yoda selaku Managing Director dari eRex Pte Ltd.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN