Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Dharma Satya Nusantara Tbk . Foto: Perseroan.

PT Dharma Satya Nusantara Tbk . Foto: Perseroan.

Dharma Satya Nusantara Raih Fasilitas Pinjaman Berkisar Rp 1,65 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2020 | 10:01 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) beserta anak usahanya meraih fasilitas pinjaman dengan total berkisar Rp 1,651 triliun dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Penandatangan pinjaman telah dilakukan perseroan dengan bank tersebut pada 30 September 2020.

Fasilitas pinjaman yang diterima perseroan dan anak usahanya terdiri atas pinjaman sebesar Rp 781,6 miliar dan US$ 60 juta atau setara dengan Rp 870 miliar dengan asumsi Rp 14.500 per dolar AS, sehingga total dana yang didapatkan berkisar Rp 1,65 triliun.

Corporate Secretary Dharma Satya Nusantara Paulina Suryanti mengatakan, fasilitan pinjaman tersebut merupakan fasilitas kredit jangkan panjang berja waktu antara 1-10 tahun. “Pinjaman tersebut akan digunakan untuk investasi, modal kerja, dan lindung nilai,” ujar dia dalam keterangan resmi di Jakarta baru-baru ini.

Fasilitas pinjaman kepada perseroan dan anak usaha tersebut akan berimbas positif terhadap kegiatan operasional untuk pembiyaan dan pengembangan usaha. Sedangkan dampak yang diberikan terhadap kondisi keuangan adalah ketersediaan dana untuk investasi dan modal kerja. “Fasilitas pinjaman ini juga akan mendukung kelangsungan usaha kami,” ujar dia.

Sebelumnya, lima koperasi kemitraan perseroan juga telah meraih pinjaman dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 202 miliar. Dana ini akan dimanfaatkan untuk refinancing pendanaan pengembangan perkebunan kelapa sawit di Muara Wahau, Kalimatan Timur.

Secara rinci, pinjaman tersebut digunakan untuk melunasi utang koperasi mitra plasma terhadap anak usaha perseroan yang telah dimanfaatkan untuk membiayai pengembangan perkebunan plasma yang sebelumnya didanai oleh anak usaha perseroan. “Adanya pengembalian dana dari koperasi tersebut akan menurukan net gearing level perseroan,” ujar Direktur Utama Dharma Satya Nusantara Andrianto Oetomo.

Penandatangan pinjaman berlangsung di Sangatta yang dilakukan Bank Mandiri dan pengurus Koperasi Kemitraan. Pinjaman ini merupakan perwujudan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dicanangkan pemerintah untuk menyokong perekonomian kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19. Pinjaman tersebut bertenor lima tahun dengan suku bunga sekitar 9,5% per tahun.

Sebagai informasi, kelima koperasi yang memperoleh pinjaman tersebut adalah Koperasi Min Sun Lekut, Gerdabang Agri Center, Harapan Baru, Sawitan Surya, dan Usaha Baru. Total area perkebunan kelapa sawit milik kelima koperasi tersebut 2.600 hektare yang berlokasi di sekitar area perkebunan perseroan di Muara Wahau, Kalimantan Timur.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN