Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor memantau pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Rabu (3/6/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Investor memantau pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta, Rabu (3/6/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Dibuka Hijau, IHSG Langsung Berbalik Arah ke Zona Merah

Gora Kunjana, Jumat, 5 Juni 2020 | 09:13 WIB

JAKARTA, investor.id – Dibuka hijau, namun hanya sesaat, indeks harga saham gabungan (IHSG), Jumat pagi (5/6/2020)  langsung berbalik arah ke zona merah.

Seperti dilaporkan BeritasatuTV langsung dari lantai bursa pukul 09.00 WIB, IHSG terpantau naik 3,17 poin atau 0,06% ke level 4.919,98.

Kinerja IHSG awal perdagangan sesi I Jumat pagi (5/6/2020). Sumber: BSTV
Kinerja IHSG awal perdagangan sesi I Jumat pagi (5/6/2020). Sumber: BSTV

Namun lima belas menit setelah pembukaan IHSG terpantau melemah 1,27% ke level 4.854,20.

IHSG sesi I pukul 09.15 WIB melemah 1,27% ke level 4.854,20. Sumber: BSTV
IHSG sesi I pukul 09.15 WIB melemah 1,27% ke level 4.854,20. Sumber: BSTV

Sebanyak 45 juta saham telah diperdagangkan di menit awal, dengan nilai perdagangan sekitar Rp 22,0 miliar, dan frekuensi baru mencapai 2.943 kali transaksi.

Sementara bursa Asia pagi ini terpantau mixed.

Kinerja bursa Asia pada Jumat pagi (5/6/2020). Sumber: BSTV
Kinerja bursa Asia pada Jumat pagi (5/6/2020). Sumber: BSTV

Prediksi analis

Victoria Sekuritas memperkirakan IHSG berada di rentang 4.850-4.965 untuk perdagangan Jumat (5/6).

Analis merekomendasikan Buy ANTM (TP 595), ADHI (TP 610), dan TBIG (TP 1.150). Sell BBCA (TP 28.000) dan CTRA (TP 640).

Indosurya Bersinar Sekuritas menyebutkan hari ini IHSG berpotensi melemah dengan bergerak pada kisaran support- resistance 4.711-4.998.

IHSG terlihat sedang bergerak terkonsolidasi pasca mengalami kenaikan pada beberapa hari sebelumnya, rentang konsolidasi terlihat telah tergeser yang juga ditopang oleh mulai kembalinya capital inflow ke dalam pasar modal Indonesia.

Namun, peluang tekanan masih terlihat belum akan berakhir sehingga momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.

Cermati saham-saham BBCA, TLKM, PTPP, BBNI, WIKA, AALI, dan SRIL

Phintraco Sekuritas memperkirakan aksi profit taking masih akan membayangi pergerakan IHSG hari ini (5/6).

IHSG diperkirakan terkoreksi, menguji pivot level 4880-4900 pada hari ini (5/6). Secara teknikal, indikator Stochastic RSI telah membentuk death cross pada overbought area.

Bersamaan dengan hal tersebut, terbentuk pola candlestick berupa inverted hammer pada perdagangan Kamis (4/6). Keduanya merupakan sinyal technical correction (atau minor bearish reversal). Untuk level support-resistance berada pada 4.775-5.000.

Meski demikian, perkembangan positif penangangan wabah Covid -19 di Indonesia dapat meredam tekanan jual IHSG.

Kabar terbaru, status PSBB di DKI Jakarta diperpanjang (4/6). Akan tetapi, bulan Juni 2020 ditetapkan sebagai masa transisi menuju aman, sehat dan produktif.

Cermati peluang trading buy pada saham-saham consumer goods (INDF, UNVR, ICBP dan GGRM) dan retailers (MAPI, RALS dan ACES).

Kemarin IHSG ditutup turun 24,3 poin atau 0,49% ke level 4.916,7. Indeks LQ45 turun 6,06 poin atau 0,79% ke 764,61. Indeks JII turun 3,45 poin atau 0,62% ke 550,39. Indeks Investor33 turun 2,4 poin atau 0,66% ke 361,23.
 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN