Menu
Sign in
@ Contact
Search
Investor memantau monitor pergerakan saham di galeri sekuritas, Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

Investor memantau monitor pergerakan saham di galeri sekuritas, Jakarta. (Beritasatu Photo/Uthan AR)

Didukung Crossing Beli Saham LINK Rp 4,42 Triliun, Asing Akhirnya Cetak Net Buy

Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:09 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Pemodal asing merealisasikan pembelian bersih (net buy) saham senilai Rp 4,05 triliun di seluruh pasar, Kamis (6/10/2022). Penyumbang utamanya berasal dari crossing saham PT Link Net Tbk (LINK) senili Rp 4,42 triliun di pasar negosiasi.

Baca juga: Meski Sempat Melesat, IHSG Akhirnya Ditutup Hanya Naik Tipis

Sedangkan transaksi investor asing di pasar reguler justru mengalami penjualan bersih (net sell) senilai Rp 334,24 miliar. Hal ini dipengaruhi oleh saham-saham unggulan, seperti net sell saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 122,03 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 119,24 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 72,63 miliar, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TOWR) Rp 51,57 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 25,85 miliar.

Sedangkan lima saham dengan net buy terbanyak oleh investor asing, yaitu saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 51,06 miliar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 37,30 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 33,98 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 20,04 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 19,40 miliar.

Baca juga: Rupiah Berhasil Ditutup Balik Arah ke Zona Hijau

Adapun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/10/2022), kembali ditutup naik 1,24 poin (0,02%) menjadi 7.076,62. IHSG bergerak dalam rentang 7.066,47-7.135,91 dengan nilai transaksi Rp 9,2 triliun.

Penguatan indeks didukung oleh kenaikan sejumlah sektor saham, seperti saham sektor teknologi 0,98%, sektor keuangan 0,53%, sektor konsumer primer 0,52%, dan sektor transportasi 0,48%. Sebaliknya, pelemahan melanda saham sektor industri 0,51%, sektor material dasar 0,41%, sektor kesehatan 0,27%, dan sektor energi 0,13%.

Baca juga: Swiss National Bank Pantau Situasi Credit Suisse

Di tengah penguatan IHSG, lima saham ini cetak lonjakan harga, yaitu saham PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) naik Rp 54 (21,43%) menjadi Rp 306, PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) naik Rp 28 (19,16%) menjadi Rp 174, dan PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik Rp 70 (17,41%) menjadi Rp 472.

Kemudian, saham PT Panin Financial Tbk (PNLF) naik Rp 65 (12,75%) menjadi Rp 575 dan PT PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) naik Rp 30 (11,90%) menjadi Rp 282.

Sebaliknya, pelemahan melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Pan Brothers Tbk (PBRX), PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM), PT Sari Kreasi Boga Tbk (RAFI), PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB), dan PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com