Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Nasabah sedang melakukan pembelian Savings Bond Ritel seri SBR010 (ist)

Nasabah sedang melakukan pembelian Savings Bond Ritel seri SBR010 (ist)

Didukung Sejumlah Sentimen, 12 Seri FR Diproyeksikan Menarik

Jumat, 22 April 2022 | 09:36 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id — Sebanyak 12 seri Fixed Rate (FR) pada perdagangan hari ini diproyeksikan akan menarik minat investor pada perdagangan hari ini, Jumat (22/4/2022). Hal ini didukung oleh beberapa sentimen luar negeri maupun dalam negeri.

Head of Fixed Income Research BNI Sekuritas Amir Dalimunthe mengatakan, diperkirakan seri FR0070, FR0056, FR0073, FR0091, FR0074, FR0068, FR0080, FR0072, FR0045, FR0050, FR0079, dan FR0092 akan menarik bagi investor.

Baca juga:Rusia Tawarkan Buyback Eurobond US$ 2 Miliar dalam Rubel

Rekomendasi seri tersebut mempertimbangkan valuasi berdasarkan yield curve serta kondisi pasar saat ini. Imbal hasil (yield) curve US Treasury (UST) meningkat dibandingkan hari sebelumnya dengan peningkatan yang lebih tinggi untuk tenor pendek. Yield UST 2-tahun meningkat 11bp ke level 2,69% sementara yield UST 10-tahun meningkat 8bp ke level 2,91%.

“Sementara itu, CDS 5-tahun Indonesia mencatatkan penurunan 2bp ke level 89bp. CDS 5-tahun bergerak volatile selama beberapa minggu terakhir namun secara umum masih menunjukkan arah penurunan setelah sempat mencapai level 127bp pada awal Maret lalu pasca dimulainya konflik Russia-Ukraina. Hal ini mengindikasikan risk-appetite investor mulai pulih perlahan,” ujar Amir dalam risetnya, Jumat (22/4/2022).

Baca juga:Rusia-Ukraina Berperang, Asing Berbondong-bondong Masuk Pasar Saham RI

Kemudian, yield SUN IDR 10-tahun (GIDN10YR) mencatatkan penurunan 3bp dibandingkan hari sebelumnya ke level 6,96%. Level tersebut masih mendekati batas atas estimasi mingguan kami di kisaran 6,86% - 7,00% untuk periode 18-22 April 2022.

“Dibandingkan posisinya di akhir tahun 2021, GIDN10YR telah meningkat 58bp, lebih kecil jika dibandingkan peningkatan yield UST 10-tahun yang telah meningkat 140bp. Peningkatan yield SUN yang lebih terbatas didukung salah satunya oleh demand dari domestik yang cukup kuat.,” ujar dia.

Sebagai informasi, Chairman Federal Reserve Jerome Powell menyatakan bahwa bank sentral AS mempertimbangkan opsi untuk meningkatkan suku bunga acuan FFR sebesar 50bp pada FOMC Meeting tanggal 3-4 Mei mendatang. Dengan inflasi yang masih jauh di atas target 2% the Fed, Powell melihat cukup wajar jika the Fed bertindak lebih cepat untuk mengatasi inflasi.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN