Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Didukung Tiga Sentimen, Kenaikan Harga Emas Bisa Berlanjut

Kamis, 21 Januari 2021 | 12:04 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Nilai transaksi dan harga emas diprediksi lanjutkan penguatan dengan taarget US$ 1.900 per troy ounce hingga akhir kuartal I-2021. Proyeksi tersebut didukung sejumlah sentimen positif dari pasar global.

Demikian penjelasan Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta atau Jakarta Futures Exchange (JFX) Stephanus Paulus Lumintang dalam diskusi langsung bersama Pluang di akun Instagram resmi JFX @jfx_ptbbj dan Pluang, @pluang_id pada Rabu (20/1).

Direktur Utama JFX Stephanus Paulus Lumintang memberikan sambutan dalam acara paparan kepada media dengan tema mengenal pasar fisik timah dan kepulauan Bangka Jumat (1/11).
Direktur Utama JFX Stephanus Paulus Lumintang memberikan sambutan dalam acara paparan kepada media dengan tema mengenal pasar fisik timah dan kepulauan Bangka Jumat (1/11).

Paulus mengatakan, volume transaksi komoditi berjangka emas terus menunjukkan peningkatan sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Pola ini diharapkan berlanjut hingga tahun ini. Berdasarkan data, nilai kontrak komoditas emas naik sebesar 16-17% sepanjang 2020, dibandingkan pencapaian tahun 2019.

Tingginya permintaan emas oleh investor tahun lalu, ungkap dia, membuat harga emas melambung hingga mencapai rekor tertinggi US$ 2.072 per troy ounce pada Juli 2020. Meski demikian, harga emas akhirnya ditutup level US$ 1.899 pada akhir 2020. “Kalau secara volume transaksi dan harga emas, saya optimistis terjadi peningkatan tahun ini, setidaknya pada kuartal I-2021,” terangnya.

Ekspektasi peningkatan volume dan harga jual emas, ungkap dia, didukung sejumlah sentimen. Pertama, pelantikan Joe Biden sebagai presiden baru AS pada pekan ini. Kedua, keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit) yang efektif berlaku 1 Januari 2021 akan mempengaruhi kontrak antar mata uang ( cross currency ) yang selama ini menggunakan denominasi Poundsterling Inggris.

Faktor ketiga, ungkap dia, rencana pemerintah Amerika Serikat (AS) di bawah Biden yang ingin menggelontorkan stimulus demi mendongkrak ekonomi negara adidaya itu. “Di bursa berjangka, dinamika ini akan mempengaruhi animo masyarakat untuk masuk ke kontrak emas. Saya memprediksi harga emas bisa di atas US$ 1.900 per troy ounce pada akhir kuartal I 2021,” jelas Paulus.

Meski peluang kenaikan harga emas terbuka, dia mengatakan, pemodal diminta untuk tidak gegabah dan rajin memantau pergerakan pasar perdagangan berjangka melalui kabar-kabar terbaru. Pelaku pasar juga diminta untuk mengenali produk sebelum berinvestasi di komoditas berjangka, berinvestasi melalui pialang-pialang yang memiliki izin usaha sah dan diawasi langsung oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Sementara itu, Community & PR Strategist Pluang, Priscilla Siregar mengatakan, outlook positif investasi emas bisa menjadi kesempatan bagi investor ritel untuk mulai mendiversifikasikan asetnya. Apalagi, produk investasi berjangka kini sudah tidak lagi hanya bisa dinikmati oleh investor bermodal jumbo.

"Kini, para investor ritel pun juga bisa mendiversifikasi ke kelas aset ini melalui perusahaan pialang, seperti PT PG Berjangka. Hanya saja, sebelum berinvestasi, masyarakat diminta untuk terlebih dahulu memahami produknya,” jelasnya.

Dia menambahkan, investasi emas memiliki keunggulan, dibandingkan jenis investasi lainnya, seperti emas merupakan aset yang dapat diandalkan untuk menjadi lindung nilai terhadap inflasi mata uang. Apalagi, kini investasi emas bisa dilakukan dengan mudah hanya melalui platform aplikasi Pluang, .

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN