Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Digital Mediatama meluncurkan aplikasi 'Smart Detection' untuk membantu pelaku ritel dan perkantoran dalam menyesuaikan diri dengan new normal.

Digital Mediatama meluncurkan aplikasi 'Smart Detection' untuk membantu pelaku ritel dan perkantoran dalam menyesuaikan diri dengan new normal.

Digital Mediatama Luncurkan Aplikasi 'Smart Detection'

Kamis, 9 Juli 2020 | 15:15 WIB
Thereis Love Kalla (thereis.kalla@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) meluncurkan aplikasi smart detection untuk membantu para pelaku ritel dan perkantoran dalam menyesuaikan diri dengan situasi new normal. Aplikasi ini dilengkapi dengan teknologi facial recognition dan artificial intelligence (AI) serta mampu memeriksa suhu tubuh dan mendeteksi penggunaan masker.

Direktur Utama Digital Mediatama Maxima Budiasto Kusuma mengatakan, terdapat jumlah permintaan yang lebih besar bagi para pelaku industri ritel untuk lebih waspada dalam memastikan keamanan dan kesehatan konsumen mereka. Seiring dengan itu, pelaku industri ritel akan mengerahkan lebih banyak tenaga kerja untuk berbagai tujuan pengendalian massa dan pengecekan, yang menjadi beban biaya tambahan.

“Melalui solusi smart detection ini, pengendalian massa dan pemeriksaan dapat disederhanakan melalui otomatisasi, sehingga sumber daya manusia dapat dialokasikan dengan lebih baik ke aspek lain dari operasi ritel,” jelasnya dalam keterangan resmi, seperti dikutip Investor Daily Kamis (9/7)/

Budiasto menambahkan, smart detection dapat membantu mengoptimalkan kontrol pengunjung dan menyederhanakan proses pemeriksaan yang diperlukan untuk bisnis yang memerlukan interaksi fisik.

Aaplikasi ini juga dapat mengurangi tingkat interaksi manusia melalui otomatisasi pengendalian massa dan fungsi pemeriksaan. “Kami berharap solusi ini dapat berkontribusi membantu meminimalkan penyebaran virus,” ujar Budiasto.

Menurut dia, pihaknya melihat potensi penyebaran dan penggunaan aplikasi ini dapat mencapai pemasangan sebanyak 10.000 titik ritel dalam jangka waktu dua tahun ke depan, khususnya untuk industri yang membutuhkan operasi fisik, seperti industri ritel dan perkantoran.

Hingga kuartal I-2020, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 85,23 miliar naik 479% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 14,72 miliar. Laba bersih tercatat sebesar Rp 8,81 miliar atau meningkat 487,33%, seiring dengan pertumbuhan jaringan titik iklan sebesar 58,2% menjadi 7.365 titik.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN