Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Lippo Karawaci. Foto: whatsnewindonesia.com

Lippo Karawaci. Foto: whatsnewindonesia.com

Dikabarkan Masuk MSCI, Saham Lippo Karawaci Bisa Makin Likuid

Farid Firdaus, Kamis, 1 Agustus 2019 | 17:51 WIB

JAKARTA, investor.id – Beredar kabar di pasar bahwa saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) bakal menjadi salah satu saham dalam daftar konstituen indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Jika demikian, likuiditas LPKR diproyeksi bakal kian besar.

Analis PT Panin Sekuritas Tbk William Hartanto berpendapat, jika saham Lippo Karawaci masuk MSCI, bisa berdampak positif lantaran berpeluang meningkatkan minat pelaku pasar terhadap saham ini.

“Selama ini, saham-saham yang masuk ke MSCI pun mengalami kenaikan signifikan. Saya perhatikan, saham-saham yang memiliki likuiditas baik selalu menjadi pilihan mereka. Kinerja fundamental perusahaan tersebut juga diperhatikan,” kata William di Jakarta, Kamis (1/8).

Pada penutupan perdagangan Kamis, LPKR menguat 0,71% ke posisi Rp 282, dengan nilai kapitalisasi pasar sebesar Rp 19,99 triliun. William merekomendasikan buy saham LPKR dengan target harga akhir tahun ini sebesar Rp 350.

Sebagai informasi, selain saham Lippo Karawaci, juga beredar kabar di pasar bahwa saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) masuk ke jajaran konstituen MSCI.

Terakhir kali, MSCI merilis komposisi saham hasil tinjauan ulang yang masuk ke dalam daftar konstituen indeks MSCI Equity pada 14 Mei 2019. Komposisi ini pun mulai diterapkan pada perdagangan 28 Mei 2019. Ketika laporan dirilis, saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menjadi satu-satunya dari Indonesia yang masuk dalam daftar indeks MSCI Global Standard. 

Sesuai rencana, tim riset MSCI akan kembali mengumumkan tinjauan ulang yang dilakukan setiap kuartal pada 12 Agustus 2019, dengan tanggal efektif 2 September 2019.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN