Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mandiri Sekuritas.

Mandiri Sekuritas.

Disebut Bakal Jadi Dirut Mandiri Sekuritas, Ini Profil Oki Ramadhana

Sabtu, 19 Juni 2021 | 11:39 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Kepala Perbankan Investasi Indonesia HSBC Holding Plc Oki Ramadhana dikabarkan mengundurkan diri untuk mengisi posisi baru sebagai Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas.

Saat ini Oki sedang menunggu persetujuan dari pemegang saham dan regulator sektor keuangan untuk segera menduduki posisi tersebut.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Bloomberg, Sabtu (19/6/2021), Oki merupakan kandidat terkuat menjadi Bos Mandiri Sekuritas dari 3 kandidat.

Berdasarkan profil linkedIn-nya Oki mencantumkan telah bergabung di HSBC sejak Juni 2018 dan saat ini menjabat sebagai President Director and Head of Investment Banking di HSBC Sekuritas Indonesia. Sebelum ke HSBC, pada periode 2011 – 2018 Oki tercatat menjabat sebagai Presiden Direktur Morgan Stanley.

Sementara latar belakang pendidikan, Oki menggondol gelar BA dari Jurusan International Relations di Universitas Indonesia pada tahun 1990 – 1996. Sementara gelar MBA diperoleh dari University of Colorado pada tahun 1998.

Berdasarkan Bloomberg, Mandiri Sekuritas merupakan penjamin emisi obligasi lokal terbesar kedua di Indonesia selama empat tahun terakhir. Terkait penjaminan emisi saham atau IPO, tahun lalu Mansek hanya berhasil mendampingi 1 emiten melantai di bursa saham.

Plt Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silva Halim mengakui, dalam dua tahun terakhir, Mandiri Sekuritas memang sedikit sekali menangani IPO perusahaan.

Menurutnya Mandiri Sekuritas sangat memilih emiten yang akan dibawa melantai ke bursa. Hal ini dilakukan demi kepentingan investor. Namun, tahun ini, Silva melihat kondisi ekonomi dan pasar modal mulai membaik. Pelaku pasar juga sudah mulai beradaptasi dengan keadaan new normal, yakni dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan bisnis.

"Sehingga kami yakin akan lebih banyak dari 2020 yang hanya satu, dengan nilai transaksi yang lebih besar," jelas dia kepada Investor Daily belum lama ini.

Sementara terkait jumlah nasabah, belum lama ini manajemen PT Mandiri Sekuritas menyampaikan target pertumbuhan nasabah sebesar 50% pada 2021. Adapun pada tahun 2020 lalu Mandiri sekuritas mencatat kenaikan investor ritel hingga 77% menjadi sebanyak 158 ribu nasabah dari sebelumnya 88 ribu.

 

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : Bloomberg

BAGIKAN