Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Direktur Metrodata Electronic Susanto Djaja.

Presiden Direktur Metrodata Electronic Susanto Djaja.

Ditopang Produk Digital, Pendapatan Metrodata Electronics Naik 13,9%

Selasa, 4 Mei 2021 | 16:38 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) pada kuartal-I 2021 membukukan pendapatan Rp 3,9 triliun, meningkat 13,9% dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 3,4 triliun. Pendapatan meningkat  sejalan dengan tingginya permintaan produk transformasi digital.

Presiden Direktur Metrodata Electronics, Susanto Djaja mengungkapkan, pertumbuhan perseroan pada kuartal I-2021 ditopang kinerja segmen unit bisnis distribusi, solusi, dan konsultasi yang masing-masing naik 14,3% dan 11,7% secara tahunan (yoy). Meningkatnya pendapatan ini berimbas pada naiknya laba bersih sebesar 29% menjadi Rp 27,3 miliar secara kuartalan (qtq).

“Kami bersyukur pertumbuhan double digit dapat diraih di tengah tekanan pandemi Covid-19 yang menyebabkan kelangkaan pasokan chip sebagai bahan baku beberapa produk teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) secara global,” kata Susanto Djaja dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (4/5).

Karyawan PT Metrodata Electronics Tbk. Foto: Metrodata
Karyawan PT Metrodata Electronics Tbk. Foto: Metrodata

Direktur Metrodata Electronics, Randy Kartadinata menjelaskan, pada kuartal I tahun ini kinerja perseroan ditopang oleh mulai pulihnya perekonomian. Salah satunya terlihat pada unit bisnis distribusi yang membukukan peningkatan penjualan smartphone hingga 93% secara tahunan.

“Selain smartphone, sejak akhir tahun lalu, unit bisnis ini memasarkan produk chromebook serta turut membantu pertumbuhan penjualan notebook dan PC,” ujar dia.

Randy menambahkan, unit bisnis solusi dan konsultasi Metrodata turut bertumbuh 22,6% pada periode tersebut sejalan dengan tren transformasi digital yang dilakukan para pelaku industri, di antaranya lembaga keuangan, e-commerce, telekomunikasi, manufaktur, dan distribusi.

“Potensi bisnis solusi dan konsultasi didorong oleh perusahaan-perusahaan yang berinvestasi pada TIK untuk pola kerja new normal yang membutuhkan layanan cloud services, big data and analytics, security, dan hybrid IT infrastructure,” papar dia.

Layanan lainnya, menurut Randy, adalah business application, digital business platform, consulting and advisory services, managed services, serta pembaruan hardware dan software yang merupakan bagian dari proses transformasi digital.

“Pendapatan berulang dari segmen tersebut berkontribusi hingga 40% dari total pendapatan. Pertumbuhan ini diharapkan terus meningkat pada tahun--tahun berikutnya dan berkontribusi positif terhadap kinerja Metrodata,” tutur dia.

Laba Naik 10%

Randy Kartadinata mengemukakan, tahun ini Metrodata Electronics menargetkan kenaikan pendapatan dan laba bersih masing-masing 8% dan 10%. Untuk mencapainya, perseroan akan fokus pada penambahan kerja sama dengan mitra baru untuk produk-produk TIK. Selain itu, opsi diversifikasi unit bisnis solusi, konsultasi, dan distribusi bakal dilaksanakan.

Pada unit bisnis distribusi, perseroan diketahui sedang mengembangkan digital platform business untuk memfasilitasi mitra maupun dealer yang melakukan penjualan produk perseroan. Sehingga nantinya perseroan dapat melakukan pengiriman barang secara langsung atau biasa dikenal dengan sistem dropship. Langkah ini diharapkan dapat menjadi penggerak bisnis unit distribusi.

Pada unit bisnis solusi, kata Randy, Metrodata akan menyasar segmen bank kelompok Bank Umum Kegiatan Usaha (BUKU) II dan BUKU III, perusahan startup, unicorn, serta sektor publik lainya, seperti BUMN. Perseroan juga akan menambah mitra baru untuk produk-produk software, cloud, IT security, IoT, gaming, hingga home appliances.

Randy mengatakan, keseriusan perseroan dalam menjalankan strategi tersebut dibuktikan dengan melakukan pendirian cucu usaha, yakni PT Sinergi Transformasi Digital (STD). Perusahaan ini diprakarsai oleh induk usaha, Metrodata Electronics dan anak usaha, PT Mitra Integrasi Informatika (MII).

Akta pendirian STD ditandatangani pada 26 April 2021. MII akan memiliki 95% saham. Komposisi modal dasar dan modal ditempatkan masing-masing sebesar Rp 40 miliar dan Rp 10 miliar. MII akan mengeluarkan dana yang bakal disetor penuh sebagai modal ditempatkan sebesar Rp 9,5 miliar.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN