Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Co-founder Pluang Claudia Kolonas

Co-founder Pluang Claudia Kolonas

Divesifikasi Investasi Masyarakat, Pluang Luncurkan Produk Aset Kripto

Senin, 30 November 2020 | 17:17 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id –  Pluang, layanan financial technology (Fintech) investasi, kembali meluncurkan produk baru aset kripto (crypto asset) atau mata uang digital seperti bitcoin dan ethereum. Pluang menggandeng Zipmex (PT Zipmex Exchange Indonesia), crypto exchanger yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

Pluang sebelumnya sudah terlebih dahulu meluncurkan produk investasi emas melalui aplikasi. Pluang juga sudah memiliki produk investasi Micro E-Mini S&P 500 Index Futures. Produk investasi ini, merupakan yang pertama dan satu-satunya di Indonesia saat ini. Sedangkan Cryptocurrency adalah jenis mata uang digital baru yang dipakai untuk bertransaksi virtual secara online. Sandi-sandi rahasia yang cukup rumit digunakan untuk melindungi dan menjaga keamanan mata uang digital ini.

Co-founder Pluang Claudia Kolonas mengatakan, produk baru aset kripto bertujuan untuk membuka akses lebih luas kepada masyarakat Indonesia terhadap produk keuangan dunia. Terlebih, mata uang digital adalah produk baru yang memiliki popularitas tinggi di Indonesia.

"Kami memilih Zipmex sebagai mitra kami, karena selain sudah terdaftar di Bappebti, juga memiliki keamanan sistem yang tinggi, serta salah satu aset kripto di Indonesia yang sudah memiliki kustodian yang dilindungi oleh asuransi terkenal,” ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (30/11/2020).

Tidak hanya aman dan terjangkau, Claudia mengatakan, Pluang juga memiliki kelebihan sesuai kebutuhan masyarakat di era digital, kepraktisan. Pasalnya, proses investasi aset kripto pada aplikasi Pluang dapat dilakukan dengan mudah, hanya dalam tiga ketukan.

"Penjualan aset kripto di aplikasi Pluang juga terlaksana secara realtime. Pengguna Pluang dapat membeli, menjual, dan menyimpan token aset kripto di dalam aplikasi dengan nyaman, karena sudah dilindungi asuransi. Saat ini, penyetoran dan penarikan hanya dapat dilakukan dalam rupiah, namun kami akan mempertimbangkan fitur withdrawal crypto di kemudian hari,” jelasnya.

Claudia menambahkan, produk yang hadir di Pluang aset kripto adalah bitcoin dan ethereum yang menawarkan imbal hasil menarik. Namun demikian, investasi aset kripto tetap memiliki risiko, sehingga pemodal disarankan untuk tetap mempertimbangkan sejumlah faktor sebelum berinvestasi.

"Produk aset kripto cocok untuk investasi jangka panjang, dan kami tidak menyarankan pembelian jika ada kebutuhan dana yang mendesak dalam jangka waktu pendek. Jadi, selain memiliki profil risiko sedang hingga tinggi. Produk ini juga direkomendasikan untuk investor yang telah memiliki pengalaman investasi,” jelas Claudia.

Kian Popular

Claudia mengatakan, berinvestasi di aset kripto, seperti Bitcoin dan Ethereum, menjadi populer saat ini, karena menjadi salah satu alternatif diversifikasi aset dengan potensi pengembangan yang cepat. “Memiliki alokasi investasi pada Bitcoin ataupun mata uang kripto lainnya dapat memberikan diversifikasi yang luas terhadap portofolio tradisional, yang biasanya adalah saham atau obligasi,” ujarnya.

Selain itu, ungkap dia, tingkat adopsi Bitcoin dan aset kripto lainnya semakin meluas. Adopsi terus meningkat, dimana bank sentral berbagai negara tengah mempertimbangkan potensi mata uang digital. Adapun perbedaannya dengan mata uang konvensional adalah pemerintah-pemerintah negara dapat mencetak uang sesuai dengan ketentuan yang ada. Sementara hanya akan ada maksimal sejumlah 21 juta keping Bitcoin di dunia dan sebanyak 89% saat ini telah ditambang.

Sementara itu, CEO Zipmex Marcus Lim mengatakan, beberapa membeberkan beberapa strategi bagi pemula yang mau memasuki investasi aset kripto berdasarkan hasil riset yang sudah dipublikasi di jurnal internasional.

“Jika Anda sebagai investor percaya 100% bahwa Bitcoin akan lanjut naik, Anda sebaiknya mengalokasikan setidaknya 6% dari portofolio Anda ke Bitcoin. Namun jika hanya memiliki keyakinan 50%, Anda sebaiknya mengalokasikan hanya 4% untuk Bitcoin,” katanya.

Sementara pada skenario lainnya, dia mengatakan, jika investor melihat performa Bitcoin akan buruk, maka sebaiknya pemodal hanya mengalokasikan 1% saja. Tentu, layaknya aset lain, performa sebelumnya tidak bisa menjamin performa yang akan datang.


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN