Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Teller menghitung uang dolar AS di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta.  Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Teller menghitung uang dolar AS di sebuah tempat penukaran uang di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Dolar AS Melemah di Tengah Spekulasi Turunnya Bunga Fed

Sabtu, 13 Juli 2019 | 08:13 WIB

NEW YORK, investor.id - Kurs dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu pagi WIB), karena para pelaku pasar berspekulasi Federal Reserve (The Fed) kemungkinan segera menurunkan suku bunganya.

Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan pekan ini bahwa arus lintas seperti ketegangan perdagangan dan kekhawatiran tentang pertumbuhan global telah membebani aktivitas ekonomi Amerika Serikat dan prospeknya.

Dalam sambutannya yang disiapkan untuk anggota parlemen di Komite Jasa Keuangan, di mana ia bersaksi tentang Laporan Kebijakan Moneter Setengah Tahunan, Powell mengatakan banyak peserta pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) "melihat bahwa kasus untuk kebijakan moneter yang agak lebih akomodatif telah menguat."

Jerome Powell. Foto: IST
Jerome Powell. Foto: IST


Powell mengatakan para pejabat Fed memperhatikan arus lintas yang sedang berlangsung dari pertumbuhan global hingga perdagangan pada pertemuan FOMC Mei, menambahkan bahwa sejak itu "arus lintas telah muncul kembali, menciptakan ketidakpastian yang lebih besar."

Pernyataan tersebut mendukung ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga yang akan datang dari bank sentral AS. Namun, data inflasi AS yang lebih kuat dari perkiraan yang dirilis pada Kamis (11/7/2019) meredupkan kembali pandangan tersebut.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,24 persen menjadi 96,8179 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1271 dolar AS dari 1,1258 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2571 dolar AS dari 1,2525 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7023 dolar AS dari 0,6975 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,81 yen Jepang, lebih rendah dari 108,45 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9844 franc Swiss dari 0,9900 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3032 dolar Kanada dari 1,3070 dolar Kanada.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN