Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Teller menghitung mata uang dolar AS di salah satu money changer di Jakarta. Foto ilustrasi:  Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Teller menghitung mata uang dolar AS di salah satu money changer di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Dolar AS Melemah Tertekan Data Ekonomi Suram

Gora Kunjana, Selasa, 19 November 2019 | 08:46 WIB

NEW YORK, investor.id - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena investor mencerna berita tentang turunnya kepercayaan pengembang AS dan terus memantau perkembangan perdagangan Amerika Serikat-Tiongkok.

Di bidang data ekonomi, ukuran bulanan kepercayaan pengembang perumahan AS tergelincir sedikit pada bulan ini. Kepercayaan pengembang di pasar untuk rumah keluarga tunggal yang baru dibangun turun satu poin menjadi 70 pada November, menurut Asosiasi Pasar Pengembang Rumah/Wells Fargo Housing Index (HMI) terbaru yang dirilis Senin (18/11/2019).

Mata uang safe-haven greenback mundur kembali menyusul berita bahwa kepala negosiator perdagangan Tiongkok dan AS mengadakan pembicaraan telepon selama akhir pekan.

Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He mengadakan pembicaraan telepon atas permintaan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin pada Sabtu pagi (16/11/2019). Kedua belah pihak berdiskusi konstruktif tentang keprihatinan inti masing-masing dalam kesepakatan "fase satu", dan sepakat untuk menjaga komunikasi yang erat.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,21% menjadi 97,7930 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1074 dolar AS dari 1,1052 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2955 dolar AS dari 1,2901 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,6810 dolar AS dari 0,6815 dolar AS.

Dolar AS dibeli 108,63 yen Jepang, lebih rendah dari 108,81 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS melemah menjadi 0,9883 franc Swiss dari 0,9902 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3204 dolar Kanada dari 1,3228 dolar Kanada.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA