Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas PLN melakukan perawatan rutin jaringan listrik di Bojongsari, Depok, Senin (16/11/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petugas PLN melakukan perawatan rutin jaringan listrik di Bojongsari, Depok, Senin (16/11/2020). Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Dorong Akses Listrik Indonesia Timur, Asian Development Bank Kucuri PLN US$ 600 Juta

Kamis, 26 November 2020 | 08:26 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id — Asian Development Bank (ADB) menyetujui pinjaman senilai US$ 600 juta atau Rp 8,4 triliun kepada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dana tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan akses listrik dan mendorong energi terbarukan di Indonesia bagian timur.

Berdasarkan riset harian Pilarmas Sekuritas, Kamis (26/11), program ini mencakup dua hibah, masing - masing senilai US$ 3 juta, dari Japan Fund for Poverty Reduction dan Asia Clean Energy Fund.

Tahap kedua dari Akses Energi Berkelanjutan di Indonesia Timur–Program Pembangunan Jaringan Listrik tersebut mendukung upaya PLN untuk meningkatkan akses listrik dan meningkatkan keandalan layanan di 9 provinsi di Kalimantan, Maluku, dan Papua.

“Aksi tersebut merupakan kelanjutan dari tahap pertama program yang dimulai tahun 2017 dan saat itu mencakup 8 provinsi di Sulawesi dan Nusa Tenggara,” ujar dia.

ADB memperkirakan perekonomian Indonesia akan berkontraksi 1,0% pada 2020, dibandingkan dengan pertumbuhan 5,0% pada 2019. Untuk meredam guncangan ekonomi, pemerintah menggelar program listrik gratis bagi 24 juta rumah tangga miskin serta diskon 50% bagi 7 juta rumah tangga lainnya, dan hal ini dapat mengurangi pendapatan dan kemampuan PLN untuk membiayai operasinya.

Pemerintah telah memprioritaskan program elektrifikasi bagi 433 desa yang saat ini tidak memiliki akses listrik, seluruhnya berlokasi di provinsi Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku. Perluasan elektrifikasi di Indonesia timur merupakan bagian penting dari rencana investasi infrastruktur pemerintah, yang bertekad menyediakan listrik di seluruh Indonesia pada 2024.

“Kami melihat hal ini dapat memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi di wilayah timur dimana dengan tersedianya listrik yg mencukupi, hal tersebut dapat mendorong aktivitas dan juga produktivitas ekonomi di wilayah tersebut,” ujar dia.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN