Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ruas tol yang dikelola oleh Hutama Karya.

Ruas tol yang dikelola oleh Hutama Karya.

Dua Emiten BUMN Rilis Obligasi dan Sukuk Rp 1,64 Triliun

Senin, 17 Januari 2022 | 10:28 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Dua emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Hutama Karya (Persero) dan PT PP Properti (Persero) Tbk mencatatkan obligasi dan sukuk senilai total Rp 1,64 triliun di Bursa Efek Indonesia pada awal 2022. Pencatatan obligasi dan sukuk perdana di BEI dilakukan oleh Hutama Karya pada 13 Januari 2022 senilai Rp 1,3 triliun, dan diikuti PP Properti pada hari ini, Senin (17/1), senilai Rp 336 miliar.

“Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepajang tahun 2022 adalah tiga emisi dari dua emiten senilai Rp 1,65 triliun,” tulis manajemen BEI dalam keterbukaan informasi, Minggu (16/1).

Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono mengatakan, Hutama Karya mencatatkan obligasi dan sukuk senilai Rp 1,31 triliun di BEI pada pekan kedua 2022. Pencatatan obligasi dan sukuk BUMN konstruksi ini merupakan listing perdana surat utang di BEI tahun ini.

Hutama Karya menerbitkan obligasi berkelanjutan II tahap II tahun 2022 sebesar Rp 1 triliun. Perseroan juga merilis sukuk mudharabah berkelanjutan I tahap II tahun 2022 senilai Rp 313 miliar.

Obligasi Hutama Karya mendapat peringkat A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Begitu juga sukuk perseroan dengan peringkat A (sy). Adapun PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk bertindak sebagai wali amanat dalam emisi ini.

Baca juga: Perdana Tahun Ini, Hutama Karya Catatkan Surat Utang Rp 1,3 T

Hutama Karya menawarkan obligasi dalam tiga seri. Seri A senilai Rp 81 miliar dengan kupon 6,5% dan tenor 3 tahun. Seri B sebesar Rp 176,5 miliar dengan kupon 7,75% dan tenor 5 tahun. Seri C senilai Rp 742,5 miliar dengan kupon 8,25% dan tenor 7 tahun.

Sedangkan sukuk mudharabah yang ditawarkan juga terbagi atas tiga seri. Seri A senilai Rp 138,25 miliar dengan tenor 3 tahun. Seri B sebesar Rp 105,26 miliar dengan tenor 5 tahun. Seri C senilai Rp 69,49 miliar dengan tenor 7 tahun.

Hutama Karya menunjuk PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan sukuk mudharabah tersebut.

Sementara PT PP Properti Tbk (PPRO) mencatatkan Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap IV Tahun 2022 (Obligasi Tahap IV) senilai Rp 336 miliar pada hari ini, Senin (17/1). Obligasi tersebut terdiri dari Seri A (PPRO02ACN4) senilai Rp 172,5 miliar dengan tingkat bunga 9,6%, jangka waktu 370 hari; serta Seri B (PPRO02BCN3) sebesar Rp 163,5 miliar dengan tingkat bunga 10,6% dan jangka waktu 3 tahun.

Baca juga: Saham PPRO Mulai Bangun

Hasil pemeringkatan untuk Obligasi Tahap IV adalah idBBB- (Triple B Minus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.

Dengan pencatatan ini, total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 482 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 431,11 triliun dan US$ 47,5 juta, diterbitkan oleh 123 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 148 seri dengan nilai nominal Rp 4.705,93 triliun dan US$ 200 juta. EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp 4,91 triliun,” jelas BEI.

Editor : Gita Rossiana (gita.rossiana@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN