Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu (kiri) dan para pembicara dalam diskusi Tren Investasi Kekinian Berbasis ESG, Selasa (26/1).

Direktur Pemberitaan BSMH Primus Dorimulu (kiri) dan para pembicara dalam diskusi Tren Investasi Kekinian Berbasis ESG, Selasa (26/1).

Dukung ESG, OJK Terus Luncurkan Sejumlah Inovasi

Selasa, 26 Januari 2021 | 12:16 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama pelaku industri pasar modal terus berinovasi untuk mengimplementasikan prinsip keuangan berkelanjutan di industri pasar modal.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen mengatakan, OJK telah melakukan sejumlah inovasi dan pengembangan produk berkelanjutan, seperti penerbitan efek bersifat utang dan sukuk berkelanjutan green atau sustainable bonds, serta membuat sustainabilty index.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen dalam diskusi Tren Investasi Kekinian Berbasis ESG, Selasa (26/1).
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen dalam diskusi Tren Investasi Kekinian Berbasis ESG, Selasa (26/1).

“Dalam rangka mendukung penerbitan green bond oleh para pelaku usaha atau bisnis, OJK telah menerbitkan peraturan OJK tentang penerbitan dan persayaratan efek bersifat utang berwawasan lingkungan atau green bond,” ujar Hoesen dalam acara Tren Investasi Kekinian Berbasis ESG, Selasa (26/1).

Hingga kini, telah dilakukan satu penawaran umum efek bersifat utang berwawasan lingkungan di Indonesia. Selain itu, OJK senantiasa mendukung BEI dan para pelaku pasar modal lainnya untuk menerbitkan indeks yang berorientasi pada penguatan ESG, seperti indeks sri kehati dan indeks ESG leaders yang baru saja diluncurkan oleh BEI pada tanggal 14 Desember 2020.

“Indeks Sri Kehati dan indeks berbasis ESG diharapakna menjadi guidance bagi para investor dalam pengambilan keputusan investasinya, khususnya pada saham perusahaan tercatat yang berorientasi pada usaha berkelanjutan dan memiliki penilaian ESG yang baik,” ujar dia.

Sedangkan hingga 15 Januari 2021, OJK telah meluncurkan road map keuangan berkelanjutan fase kedua untuk tahun 2021-2025. Road map ini bagian dari road map keuangan berkelanjutan fase pertama yang berjangka pendek dan menengah, yakni tahun 2015-2020.

Road map keuangan berkelanjutan pada fase kedua ini mengintegrasikan tujuh komponen dalam satu kesatuan ekosistem keuangan berkelanjutan Indonesia, yaitu kebijakan, produk, infrastruktur pasar, koordinasi kelembagaan, dukungan non pemerintah, sumber daya manusia dan awareness.

Prioritas yang akan dicapai dari pengembangan dan implementasi tujuh komponen pendukung tersebut adalah pengembangan taksonomi hijau, integrasi manajemen resiko, pengembangan program riil, inovasi produk dan layanan keuangna berkelanjutan serta peningkatan layanan nasional awareness untuk mencapai sustainable development goals dan Paris Agreement di bidang perubahan iklim.

Sementara dari pasar modal, beberapa program yang akan dicapai adalah penerbitan panduan implementasi keuangan keberlanjutan di pasar modal, pengembangan inovasi produk keuangan keberlanjutan, serta pengembangan primary and secondary market atas produk keuangan keberlanjutan.

“Perubahan bisnis ke arah keberlanjutan telah menjadi kebutuhan masa depan bersama. Peningkatan resiko lingkungan, sosial dan tata kelola telah menjadi tantangan bagi industri keuangan untuk menciptakan peluang usaha baru yang inovatif dan mendukung ekonomi berkelanjutan,” ujar dia.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN