Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI). Foto: IST.

PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI). Foto: IST.

BSD TIDAK BAGIKAN DIVIDEN

Duta Pertiwi Bidik Kenaikan Pendapatan Jadi Rp 2,05 Triliun

Kamis, 24 Juni 2021 | 08:17 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, Investor.id - PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), entitas anak PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dan anggota kelompok pengembang Sinar Mas Land, membidik pertumbuhan pendapatan usaha 19% menjadi Rp 2,05 triliun pada 2021.

Direktur Utama Duta Pertiwi Teky Mailoa menuturkan, target tersebut optimisme tercapai setelah melihat pencapaian hingga kuartal I-2021, yaitu pendapatan usaha mencapai Rp 351,95 miliar. Begitu juga dengan laba bersih tumbuh 73,81% menjadi Rp 228,29 miliar, dibandingkan periode sama tahun lalu.

“Kami optimistis bisnis properti pulih tahun 2021, meski masih ada tantangan pandemi Covid-19. Upaya pemerintah dalam penanganan pandemi dalam penyediaan dan pelaksanaan vaksin juga patut diapresiasi. Hal tersebut akan mendorong rasa aman masyarakat untuk secara perlahan kembali beraktivitas seperti biasa,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (24/6).

Saat ini, Duta Pertiwi masih memiliki cadangan lahan (land bank) sekitar 1.280 hektare yang tersebar di beberapa kota besar, termasuk Jabodetabek dan Surabaya.

Sejak tahun lalu, perseroan fokus mengembangkan beberapa proyek utama seperti Apartement Aerium, mixed used Apartment Southgate, proyek gedung perkantoran, dan pusat perbelanjaan ritel.

Sedangkan hingga akhir 2020, perseroan membukukan pendapatan usaha positif meski di bawah bayang-bayang pandemi Covid-19, yakni sebesar Rp 1,72 triliun. Pendapatan tersebut didominasi oleh penjualan tanah dan bangunan senilai Rp 1,08 triliun atau setara 62,88% dari pendapatan. Selanjutnya, kontribusi sewa senilai Rp 489,73 miliar (28,39%), hotel sebesar Rp 16,19 miliar, arena rekreasi Rp 1,05 miliar, dan lain-lain sebesar Rp 133,29 miliar.

Meski pendapatan meningkat, laba bersih perseroan merosot 51,6% menjadi Rp 533,73 miliar, akibat naiknya biaya keuangan dari kontrak dengan pelanggan serta penurunan keuangan dari kegiatan pengelolaan properti.

Sementara itu, Direktur Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya menyebutkan pihaknya optimistis kinerja keuangan tahun 2021 tumbuh berkelanjutan. Sepanjang tiga bulan pertama 2021, perseroan telah membukukan pertumbuhan. Hal tersebut tidak lepas dari beragam insentif yang dikeluarkan oleh pemerintah dan produk serta program pemasaran BSD.

BSD berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan usaha sebesar 11,59% atau mencapai Rp 1,67 triliun dibandingkan periode yang sama 2020 sebesar Rp 1,50 triliun. Bahkan laba bersih melonjak 126,58% menjadi Rp 588,30 miliar dari periode yang sama yakni sebesar Rp 259,65 miliar.

Sementara itu, rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) BSD menyepakati untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2020. Di mana, laba bersih perseroan tahun 2020 sebesar Rp 281,70 miliar akan digunakan untuk memperkuat permodalan tahun ini.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN