Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 Co-Founders Riliv Audrey Maximillian (kiri) dan Audy Christopher Herli (kanan). (IST)

Co-Founders Riliv Audrey Maximillian (kiri) dan Audy Christopher Herli (kanan). (IST)

East Ventures dan Telkom Suntik Pendanaan Awal Start-up Riliv

Kamis, 20 Januari 2022 | 19:14 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Riliv, start-up penyedia layanan kesehatan mental (mental health), mengumumkan telah meraih pendanaan tahap awal (seed round/funding) yang dipimpin oleh perusahaan modal ventura East Ventures. Telkom Indonesia juga disebutkan ikut berpartisipasi di dalamnya. Namun, tak disebutkan nilai pendanaannya.

Investor lain yang berpartisipasi, yakni Benson Capital, Sankalpa Ventures, Teja Ventures, Telkom Indonesia melalui program akselerasi Indigo, dan Angel Investor Shweta Shrivastava, sebagai dukungan  untuk mengembangkan industri mental health di Indonesia.

Investasi tersebut akan digunakan untuk memperluas layanan kesehatan mental Riliv ke sektor yang lebih luas, seperti masyarakat umum yang membutuhkan layanan kesehatan terintegrasi serta industri yang spesifik memberikan akses tenaga kesehatan mental bagi karyawan.

Riliv didirikan oleh dua orang muda. Audrey Maximillian Herli (Maxi) yang merupakan alumni YSEALI 2017 dan Audy Christopher Herli, penerima beasiswa Australia Awards Scholarship 2018, mendirikan Riliv karena rasa keprihatinannya terhadap kondisi mental masyarakat Indonesia.

Chief Executive Officer Riliv Audrey Maximillian Herli mengatakan, kehadiran konseling daring dan konten-konten mindfulness yang terpadu dari Riliv dapat memperkenalkan kesehatan mental sebagai kebutuhan yang wajar bagi Gen Y, Z, dan Alpha, dalam bonus demografi Indonesia saat ini.

“Kami membuka pintu bagi semua pihak untuk bekerja sama menanggulangi kesehatan mental bersama,” ujar Audrey, dalam pernyataannya, Kamis (20/1).

Menurut dia, terdapat peningkatan pengguna Riliv hingga hampir 400% selama pandemi Covid-19, baik dari pekerja maupun pengguna umum seperti pelajar dan ibu rumah tangga. Kebanyakan dari mereka memiliki masalah yang dengan perasaan cemas dan tidak aman terkait kondisi saat ini.

Co-Founder dan Managing Partner East Ventures Willson Cuaca menambahkan, pandemi Covid-19 semakin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental.

Layanan Riliv pun kini menjadi semakin relevan dengan kebutuhan pasar. East Ventures pun yakin bahwa Riliv akan dapat membantu masyarakat Indonesia untuk mendapatkan akses layanan kesehatan mental dengan lebih mudah.

“Kami senang bisa mendukung Maxi dan Audy untuk memajukan industri mental health di Indonesia,” tutur Wilson.

Peran dan usaha Maxi dan Audy untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental pun telah membawa namanya masuk dalam Forbes 30 Under 30 Asia tahun 2020.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN