Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Trisula International Tbk. Foto: Perseroan.

PT Trisula International Tbk. Foto: Perseroan.

Ekspansif, Trisula International Perluas Pasar Eskpor

Rabu, 30 September 2020 | 19:53 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id -PT  Trisula  International  Tbk (TRIS) memperluas pasar dengan lakukan penjajakan ekspor pada negara seperti Inggris dan Singapura. Seiring dengan perolehan izin edar dari Kementerian  Kesehatan (Kemenkes) baru-baru ini.

Direktur Utama Trisula  International, Santoso Widjojo menjelaskan meski di tengah  pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), perseroan tetap berkomitmen untuk memperluas pasar. Adapun produk yang akan diekspor oleh perseroan yakni Alat Pelindung Diri (APD), baju hazmat dan masker non medis. Hingga saat Australia dan  Amerika masih menjadi market ekspor terbesar perseroan.

“Izin ini diberikan lantaran produk perseroan telah memenuhi persyaratan dengan material APD yang terbuat dari kain yang tahan air dan cepat menyerap dan hanya digunakan sekali pakai. Sedangkan Izin edar tersebut berlaku selama 5 tahun melalui anak usaha kami yakni PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL),” jelasnya dalam keterangan resmi, Rabu (30/9).

Santoso menambahkan pemberian izin tersebut akan memacu perseroan untuk memberikan kualitas produk yang terbaik dengan memenuhi  standar yang ditetapkan pemerintah. Hingga Agustus 2020 Trisula International telah memproduksi masker non medis mencapai 9,5 juta masker yang telah didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia. 

“Melalui keunggulan kami untuk Customized produk, kami dapat terus mengembangkan produk berdasarkan kebutuhan,” ujarnya.

Perlu diketahui, selain produksi APD baju hazmat dan masker non medis, Trisula International juga membuat pakaian formal, blazers, celana casual dan harian, seragam, dan pakaian customized lainnya.

Di sisi lain perseroan bersama Trisula  Textile  Industries juga sedang  menggenjot penjualan jaket lipat yang merupakan pakaian pelindung  tambahan untuk kebutuhan sehariā€hari yang terbuat dari Kain Sehat.

Meskipun pandemi menyebabkan tekanan pada sejumlah industri, kami bersyukur sampai saat ini tidak ada pembatalan order. Diharapkan kedepannya perseroan dapat terus berkontribusi  dalam  membuat  produk  berkualitas untuk  memenuhi permintaan pasar,” kata dia.

Sebelumnya demi meningkatkan likuiditas saham perseroan, Trisula Textile Industries menggelar pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5.

Direktur Utama Trisula Textile Industries Karsongno Wongso Djaja mengatakan, perseroan berharap aksi stock split ini bisa membuka akses investor ritel terhadap saham perseroan, karena harga saham dibuat lebih terjangkau melalui pemecahan nilai nominal dari Rp 100 per unit menjadi Rp 20 per saham.

Stock split diharapkan meningkatkan jumlah pemegang saham perseroan, yakni dari sebanyak 1,45 miliar saham menjadi 7,25 miliar saham atau lima kali lipat dari sebelumnya," ucap dia.

Di sisi lain, Karsongno berharap, stock split ini bisa menarik investor untuk berinvestasi di Trisula Textile. Pihaknya pun bersinergi dengan BEI agar bisa menarik publik dalam berinvestasi.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN