Menu
Sign in
@ Contact
Search
ilustrasi harga emas
Sumber: Antara

ilustrasi harga emas Sumber: Antara

Emas Terdongkrak US$ 6,2 Karena Ekuitas AS Turun Tajam

Sabtu, 17 September 2022 | 06:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

CHICAGO, investor.id - Harga emas menguat pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (16/9/2022), menghentikan kerugian selama tiga sesi berturut-turut. Karena ekuitas AS turun tajam setelah peringatan perlambatan global yang akan datang mempercepat pelarian investor ke tempat yang aman pada akhir pekan.

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak US$ 6,2 (0,37%) menjadi ditutup pada US$ 1.683,50 per ounce. Setelah diperdagangkan di kisaran tertinggi US$ 1.689,90 dan terendah US$ 1.661,90.

Harga emas tergelincir 2,6% untuk minggu ini.

Baca juga: Jangan Jual Sekarang, Buyback Emas Antam Anjlok Rp 17.000 Per Gram

Harga emas berjangka anjlok US$ 31,8 (1,86%) menjadi US$ 1.677,30 pada Kamis (15/9/2022). Setelah jatuh US$ 8,3 (0,48%) menjadi US$ 1.709,10 pada Rabu (14/9/2022). Serta, merosot US$ 23,2 (1,33%) menjadi US$ 1.717,40 pada Selasa (13/9/2022).

Emas menemukan dukungan tambahan karena pembacaan awal September dari indeks sentimen konsumen Universitas Michigan (UM) berada di 59,5, naik dari 58,2 pada Agustus.

Baca juga: Harga Emas Antam Stagnan di Rp 942.000 Per Gram 

Sementara itu, pembacaan survei UM tentang ekspektasi inflasi satu tahun turun menjadi 4,6% pada September dari 4,8% pada Agustus, terendah sejak September 2021. Prospek inflasi lima tahun turun menjadi 2,8%, jatuh di bawah kisaran 2,9% menjadi 3,1% untuk pertama kalinya sejak Juli 2021.

Pasar emas juga melihat beberapa pemburu barang murah karena harga terlalu murah (oversold), menurut analis pasar.

Baca juga: Harga Emas Antam Merosot Rp 8.000 Jadi Rp 942.000 Per Gram

Namun para analis telah memperingatkan akan lebih banyak kerugian dalam emas setelah tergelincir di bawah level psikologis US$ 1.700, level support utama - awal pekan ini.

Para investor menunggu pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve minggu depan dan keputusan kenaikan suku bunga. Ekspektasi kenaikan suku bunga setidaknya 75 basis poin oleh The Fed meroket setelah inflasi AS menunjukkan sedikit tanda-tanda pendinginan pada Agustus.

Harga logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 11,2 sen (0,58%) menjadi ditutup pada US$ 19,381 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun US$ 2,7 (0,30%) menjadi ditutup pada US$ 901 per ounce.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com