Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Emiten Ekspansif, Kinerja Membaik

Oleh Farid Firdaus dan Rausyah Fikry, Rabu, 27 April 2016 | 11:39 WIB

JAKARTA – Kalangan emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini lebih ekspansif dengan menganggarkan belanja modal (capital expenditure) lebih besar dibanding tahun lalu. Dengan langkah tersebut, kinerja keuangan emiten diyakini bakal membaik tahun ini.


Optimisme tersebut ditopang oleh fundamental perekonomian nasional yang lebih solid, akselerasi pembangunan infrastruktur yang cukup masif, reformasi ekonomi yang secara konsisten terus digulirkan pemerintah, serta pencairan belanja pemerintah yang lebih cepat.


Demikian rangkuman wawancara Investor Daily dengan Direktur Utama Waskita Karya Muhammad Choliq, Wakil Direktur Utama PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Adam Gifari, Wakil Presiden Direktur PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex/SRIL) Iwan Kurniawan Lukminto, Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia Tbk Agung Wiharto, Direktur Bahana TCW Investment Budi Hikmat, Profesor International Business School (IPMI) Roy Sembel, dan pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) Lily Widjaja.


Mereka ditemui di Berita Satu Plaza, Jakarta, Selasa (26/4), di sela penjurian “Emiten Terbaik” Majalah Investor.


Dirut Waskita Karya Muhammad Choliq mengatakan, perseroan yakin target pendapatan dan laba bersih tahun ini bakal terlampaui, mengingat kinerja kuartal I-2016 perseroan telah melebihi target. Berdasarkan laporan unaudited, selama kuartal I-2016, laba bersih perseroan mencapai Rp 125 miliar. Dibanding periode sama tahun lalu Rp 11,96 miliar, laba bersih tersebut naik fantastis, sekitar 945%.


Sementara pendapatan perseroan mencapai Rp 3,5 triliun, naik 150% dibanding kuartal I-2015 Rp 1,4 triliun.


“Proyek-proyek konstruksi baru sudah ada yang kami dapatkan di awal tahun. Selain itu, kami juga berusaha ikut proyek konstruksi milik swasta. Jadi tidak hanya mengandalkan proyek negara saja,” kata dia.


Salah satu proyek yang akan digarap tahun ini adalah proyek kereta ringan (light rail transit/LRT) Palembang yang mempunyai nilai investasi sekitar Rp 7 triliun. Sedangkan di sektor jalan tol, perseroan pun kini telah memiliki sebanyak 13 proyek ruas jalan tol.


“Tol-tol yang kami ambil alih ini, dulunya merupakan proyek yang mangkrak. Misalnya Tol Bekasi- Cawang-Kampung Melayu (Becakayu),” tutur Choliq.


Belum lama ini, perseroan pun melalui anak usaha PT Waskita Toll Road membentuk anak usaha baru dengan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) untuk menggarap jalan tol Semarang- Batang yang memiliki panjang 75 kilometer.


Perseroan menargetkan dapat membukukan penjualan senilai Rp 27 triliun pada 2016 atau meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan 2015 sebesar Rp 14 triliun.


Selain itu, perusahaan menargetkan perolehan laba bersih senilai Rp 2 triliun pada 2016 atau meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan Rp 1 triliun pada 2015. Tahun ini, kata Choliq, perseroan menargetkan total kontrak yang ditangani mencapai Rp 100 triliun. Kontrak tersebut terdiri atas kontrak baru sebesar Rp 63 triliun dan carry over dari tahun lalu senilai Rp 37 triliun.


Perseroan mengalokasikan belanja modal sekitar Rp 5 triliun tahun ini. Di sisi lain, jika memasukkan porsi pinjaman perbankan, maka total anggaran ekspansi 2016 bisa mencapai Rp 10 triliun. (ac/hg/gor)


Baca selanjutnya di

http://id.beritasatu.com/home/sarana-menara-nusantara-lanjutkan-ekspansi-pembangunan-tower/143504

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN