Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ridwan Goh, Presiden Direktur Mark Dynamics Indonesia.

Ridwan Goh, Presiden Direktur Mark Dynamics Indonesia.

Emiten ini Berlimpah Untung Saat yang Lain Terpuruk akibat Pandemi

Selasa, 27 Juli 2021 | 19:07 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, Investor.id - Saat  emiten-emiten lain terpuruk  akibat pandemi Covid-19, PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) justru berlimpah keuntungan. Emiten yang bergerak di bidang industri manufaktur cetakan sarung tangan ini   meraih kontrak penjualan  US$ 90 juta untuk  pengapalan sampai Juli 2022. Pada kuartal I-2021, laba bersih Mark Dynamics melonjak 197,4%.

“Artinya permintaannya sudah sampai satu tahun ke depan. Jadi, kami tingkatkan kapasitas produksi. Kami sedang membangun pabrik ketiga yang berlokasi di Tanjung Morowa, Deli Serdang, Sumatera Utara,” kata Presiden Direktur Mark Dynamics Indonesia, Ridwan pada webinar Emiten Expose 2021 dengan topik 'Strategi Emiten Menggarap Peluang Pasar Global' yang digelar majalah Investor di Jakarta, Selasa (27/7).

Dia menjelaskan, pabrik ketiga Mark Dynamics memiliki kapasitas 200 ribu pieces (pcs) cetakan sarung tangan per bulan. Mark Dynamics saat ini memiliki pabrik pertama dan kedua cetakan sarung tangan masing-masing berkapasitas 610 ribu pcs dan 610 ribu pcs per bulan.

Mark Dynamics, menurut Ridwan Goh, tetap fokus meningkatkan penjualan cetakan sarung tangan ke pasar ekspor. Larangan kedatangan warga negara Indonesia (WNI) ke sejumlah negara tidak memengaruhi kelangsungan ekspor produk perseroan. Apalagi permintaan industri sarung tangan kesehatan dalam masa pandemi sangat tinggi.

Sampai saat ini, kata dia, mayoritas ekspor produk perseroan ditujukan ke Malaysia sebagai kontributor utama penjualan, disusul Tiongkok, Thailand, India, dan Amerika Serikat (AS). Sekitar 95% produk perseroan diekspor dan sisanya untuk pasar domestik.

Laba Melonjak 197,4%

Dia mengungkapkan, Mark Dynamics mampu meningkatkan laba bersih Rp 69,35 miliar pada kuartal I-2021, melonjak 197,4% dibandingkan kuartal I-2020 yang mencapai Rp 23,3 miliar. Lonjakan laba bersih didukung peningkatan penjualan sebesar 124,75% menjadi Rp 217,58 miliar pada kuartal I-2021 dibandingkan Rp 96,81 miliar pada kuartal I-2020.

“Kami memproyeksikan target penjualan senilai Rp 1,1 triliun. Kami optimistis mencapai laba bersih Rp 300 miliar pada akhir tahun ini,” tegas dia.

Ridwan Goh yakin target itu tercapai karena perseroan sudah mengantongi kontrak penjualan sebesar US$ 80 juta dengan pengapalan 2021. Tingginya permintaan akan terus berlangsung dalam 2-3 tahun mendatang. Setelah kondisi kembali normal, permintaan sarung tangan secara global diperkirakan tetap bertumbuh 10-15% per tahun.

“Salah satu strategi perseroan untuk mengejar pertumbuhan penjualan adalah menambah pelanggan baru. Pada Mei lalu terjadi permintaan cetakan sarung tangan dengan kapasitas produksi yang besar dari tiga pelanggan baru asal Tiongkok,” tutur dia.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN