Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
OMNI Hospitals, rumah sakit yang dikelola oleh PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. Foto: IST.

OMNI Hospitals, rumah sakit yang dikelola oleh PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk. Foto: IST.

Emtek 'Tender Offer' Saham Sarana Meditama Rp 248,8 Miliar

Minggu, 17 Januari 2021 | 23:12 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek akan melakukan mandatory tender offer 28,12% saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME). Nilai penawaran tender wajib tersebut mencapai Rp 248,85 miliar.

Berdasarkan keterangan tertulis, penawaran tender wajib ini akan melibatkan sebanyak 1,65 miliar saham Sarana Meditama pada harga Rp 150 per saham. Penawaran tender ini dilakukan mulai 18 Januari hingga 16 Februari 2021.

Sebelumnya, pada 30 November 2020, Emtek mengambil alih 4,24 miliar saham atau 71,88% saham Sarana Meditama Metropolitan dari PT Omni Health Care. Nilai akuisisi tersebut mencapai Rp 581,01 miliar. Kemudian, Emtek diwajibkan untuk melakukan tender offer.

Setelah proses akuisisi ini selesai, Emtek berencana untuk mempertahankan lini bisnis Sarana Meditama yang bergerak di industri rumah sakit. Perseroan juga akan mengembangkan lini bisnis sejalan dengan kepentingan perseroan. "Emtek juga tidak berencana melakukan delisting ataupun likuidasi dan tetap mempertahankan status perusahaan sasaran sebagai perusahaan terbuka," jelas manajemen.

Sementara itu, Emtek juga berencana melangsungkan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD) atau private placement dengan menerbitkan sebanyak 5,5 miliar saham atau setara 9,75%.

“Aksi korporasi tersebut dengan perhitungan 10% penambahan modal setara dengan 5,64 miliar saham dikurangi jumlah saham MESOP sebanyak 141 juta saham,” jelas manajemen Emtek.

Saham-saham yang akan dikeluarkan tersebut memiliki nilai nominal Rp 20 per saham. Non-HMETD ini akan dilakukan dengan memenuhi syarat-syarat dan harga pelaksanaan sesuai ketentuan pasar modal. Adapun dana dari hasil non-HMETD tersebut akan digunakan untuk investasi dan memperkuat modal kerja serta pengembangan usaha perseroan.

Dengan adanya aksi ini, pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan, yakni 8,88%. Namun, dilusi yang akan dialami relatif kecil. Sebab itu, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 18 Februari 2021.

Sebelumnya, Emtek juga mengumumkan rencana pemecahan nilai saham (stock split) dengan rasio 1:10. Nantinya nilai nominal saham perseroan bakal berubah dari Rp 200 menjadi Rp 20 per saham. “Rencana stock split tersebut telah disetujui pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 14 Desember 2020,” ungkap manajemen Emtek.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN