Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hotel 88 - PT Esta Multi Usaha Tbk. Foto: Perseroan.

Hotel 88 - PT Esta Multi Usaha Tbk. Foto: Perseroan.

Esta Multi Tawarkan 36,7% Saham ke Publik, Cek Harganya

Nabil Al Faruq, Selasa, 18 Februari 2020 | 22:06 WIB

JAKARTA, investor.id — PT Esta Multi Usaha Tbk akan melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham sebanyak 250 juta saham biasa atas nama atau sebanyak-banyaknya sebesar 36,77% dari jumlah yang ditempatkan dan disetor. Harga penawaran dari berkisar Rp 115 hingga Rp 125 per saham.

Perusahaan yang bergerak di bisnis multi usaha meliputi perhotelan, properti komersial, dan penyewaan kendaraan tersebut berpotensi memperoleh dana segar Rp 28,75 miliar hingga Rp 31,25 miliar. 

Direktur Utama Esta Multi Usaha Lukman Nelam mengatakan, dari aksi korporasi ini perseroan berencana akan menggunakan dana sebanyak 31,46% untuk pembangunan hotel 88 di Gorontalo, 19,42% digunakan sebagai uang muka pembelian kendaraan yang akan disewakan, dan 49,12% untuk modal kerja. 

“Untuk pembangunan hotel 88, pembangunannya akan selesai di tahun 2022, dan kami sudah mulai pembangunan sekarang, dan diharapkan tahun depan sudah bisa groundbreaking,” ujar dia di Jakarta, Selasa (18/2). 

Rencananya, hotel 88 yang berlokasi di Gorontalo ini akan memiliki jumlah sebanyak 80 kamar dengan jumlah investasi yang dibutuhkan oleh perseroan sebesar Rp 24 miliar. Adapun perkiraan harga investasi kamar sebanyak Rp 300 juta. 

Menurut Lukman, pemilihan pembangunan hotel di Gorontalo dinilai masih memiliki okupansi yang sangat besar sekitar 70%-80% sehingga bisa membuat kinerja yang positif untuk perseroan. Hal ini juga dilihat dari sister company perseroan, yakni PT Esta Prima Investama yang memiliki hotel Amaris di lokasi tersebut.

Sehubungan dengan hal tersebut, perseroan menargetkan pertumbuhan pendapatan bisa mencapai Rp 7 miliar di tahun ini. Dengan dibangunnya hotel tersebut diharapkan dapat berkontribusi besar bagi perseroan, pasalnya pasar perhotelan menjadi bisnis utama.

Sementara itu untuk bisnis perseroan di bidang penyewaan kendaraan mobil, perseroan juga mengharapkan bisa mendapatkan kontribusi mencapai 20%. Sebab, untuk bisnis ini diperkirakan bisa tumbuh sampai 50 unit mobil pertahunnya.

“Kami saat ini masih memiliki 33 mobil, tapi sekarang masih dalam proses tender dengan beberapa perusahaan korporasi untuk ikut dalam penyediaan mobil mereka. Kami berharap dengan begitu otomatis armada yang akan kita sewakan juga bertambah banyak,” ujar dia. 

Dalam aksi korporasi ini, perseroan menunjuk PT Jasa Utama Capital Sekuritas sebagai pelaksana emisi untuk membantu berlangsungnya penawaran umum perdana saham perseroan. 

Sebagai informasi, book building berlangsung mulai tanggal 18-24 Februari 2020, pernyataan efektif dari OJK pada 28 Februari 2020, masa penawaran akan dilakukan di 3 Maret 2020, dan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) di 9 Maret 2020.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN