Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Influencer kuliner Charlotte berswafoto dengan KIBIF Burger Beef pada sebuah acara, belum lama ini. KIBIF adalah salah satu produk dari PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF). (Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah)

Influencer kuliner Charlotte berswafoto dengan KIBIF Burger Beef pada sebuah acara, belum lama ini. KIBIF adalah salah satu produk dari PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF). (Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah)

Estika Tata Tiara Merugi, meski Penjualan Meningkat

Selasa, 14 Juli 2020 | 10:13 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) membukukan penjualan sebesar Rp 374,19 miliar pada kuartal I-2020, naik 34,47% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 278,27 miliar. Meski demikian, perseroan mencatatkan rugi bersih senilai Rp 32,69 miliar dibandingkan kuartal I-2019 yang mencetak laba Rp 14,94 miliar.

Manajemen Estetika Tiara mengungkapkan, peningkatan penjualan pada kuartal I diperoleh dari aset biologis yang naik menjadi Rp 196,75 miliar dari semula Rp 108,93 miliar. Selain itu, penjualan daging jeroan dan produk sapi lokal yang membukukan Rp 29,87 miliar.

“Peningkatan penjualan tersebut juga terdiri atas daging jeroan dan produk sapi impor yang memperoleh Rp 80,76 miliar, produk lanjutan sejumlah Rp 60,05 miliar, dan lainnya sebanyak Rp 6,75 miliar,” jelas manajemen Estetika Tiara dalam laporan keuangan, yang dikutip Investor Daily.

Adapun penyebab turunnya laba bersih yakni meningkatnya beban pokok penjualan yang melonjak menjadi Rp 371,14 miliar, dibanding periode sama tahun lalu Rp 231,42 miliar. Begitupun, laba kotor yang diperoleh hanya Rp 3,06 miliar, turun dari laba kotor periode sama di tahun sebelumnya Rp 46,84 miliar. 

“Estetika memperoleh peningkatan beban sebanyak Rp 42,77 miliar atau melonjak 63,68% hingga Maret 2020. Sedangkan beban periode sama tahun lalu hanya 26,13 miliar,” jelas manajemen.

Meningkatnya beban ini, penyebab utama perseroan memperoleh rugi sebelum pajak di awal periode 2020. Perseroan juga membukukan rugi bersih diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak Rp 32,69 miliar dibandingkan dengan perolehan di kuartal I-2019 yang meraih laba bersih sejumlah Rp 14,94 miliar.

Adapun rugi per saham dasar sejumlah Rp 17 per saham dari sebelumnya sekitar Rp 6 per saham. Secara total aset, hingga periode 31 Maret 2020 perseroan mencatatkan sedikit peningkatan menjadi Rp 926,73 miliar apabila dibandingkan dengan periode 31 Desember 2019 yang memperoleh Rp 924,84 miliar.

Total liabilitas juga meningkat menjadi Rp 553,07 miliar dari semula Rp 538,96 miliar dan total ekuitas turun menjadi Rp 373,66 miliar dari sebelumnya Rp 385,88 miliar. Estika Tata Tiara adalah emiten yang bergerak di sektor agrikultur

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN