Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA). Foto: Perseroan.

PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA). Foto: Perseroan.

Eterindo (ETWA) Catat Kenaikan Penjualan 6.180%

Rabu, 22 Juni 2022 | 05:20 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA) berhasil mencatatkan peningkatan penjualan pada Kuartal I-2022 sebesar Rp 20,6 miliar. Angka itu naik 6.180% dari tahun sebelumnya sebesar Rp 328 juta.

Direktur Eterindo Wahanatama (ETWA) Francisco Jr Amante Colinare mengatakan, peningkatan penjualan pada Kuartal I -2022 disumbang oleh perdagangan produk kimia petrochemical. “Produk kimia akan dijalankan sampai selesai dalam penyelesaian perkebunan PKS, kami berharap produk kimia dapat mendistribusi pendapatan secara signifikan di tahun ini,” ungkapnya dalam paparan publik, Selasa (21/06/2022).

Advertisement

Pada 2022, Francisco mengatakan ETWA menyiapkan dana capital expenditure (capex) sekitar Rp 150 miliar untuk pembangunan PKS. Selain itu, diperkebunan kelapa sawit melakukan rehabilitasi infrastruktur jalan,jembatan dan perumahan. “Pada tahun ini, kami memang fokus untuk pembangunan PKS selama Juli 2022-Desember 2023. Sedangkan dana pembangunan kelapa sawit akan disesuaikan nantinya,” tutur Francisco.

Baca juga: Sumber Global Energy (SGER) Incar pendapatan Rp 5 T

Sebelumnya, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih melakukan penghentian sementara atau suspend perdagangan efek ETWA sejak Agustus 2020 hingga saat ini. Suspensi ETWA akan mencapai 24 bulan pada tanggal 31 Agustus 2022, jika tidak ada pencabutan emiten kelapa sawit ini akan terancam delisting.

Menanggapi hal ini, Francisco mengatakan Eterindo Wahanatama telah memenuhi syarat pembukaan penghentian sementara saham perseroan. Sehingga BEI dapat membuka suspend tersebut. “Sebagai syarat terakhir yang diberikan BEI untuk membuka suspend adalah penyelenggaraan paparan publik untuk memaparkan perkembangan kinerja ETWA,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, ETWA akan melakukan beberapa progress setelah masuknya investor, seperti melakukan rehabilitasi sosial seperti penyelesaian gaji pada bulan Desember 2021 hingga Juni 2022. Adapun melakukan rehabilitasi fisik tanaman dan infrastruktur yang akan dilaksanakan pada bulan Juli-Desember 2022.

Baca juga: Ini Delapan Tips Membuat Pembukuan Sederhana untuk Bisnis Kecil 

Dikesemapatan yang sama, Presiden Direktur Eterindo Wahanatama (ETWA) Drs Eisen Wongso Wirya Surya menyebut, pihaknya tidak akan berdiam diri dan mencari dari segala sisi untuk menghasilkan revenue yang bisa mengurangi beban usaha perseroan. Salah satunya adalah penjualan produk kimia dan ini sudah terbukti hasilnya dengan peningkatan pada Kuartal I-2022.

“Sambil menungu membaiknya harga CPO dan biodiesel, maka ETWA melakukan trading produk petrochemical,” tutur Eisen.

Lebih lanjut Eisen menambahkan, dari segi potensi perkebunan kelapa sawit, ETWA tetap optimis dengan diirngi oleh fundamental yang positif. “Kami berpendapat bahwa proyek industri sawit tetap akan positif dalam jangka panjang,” tutupnya.(C01)

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN