Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Emas Antam. (Foto: ANTARA)

Emas Antam. (Foto: ANTARA)

Fantastis! Antam (ANTM) bakal Jual 28 Ton Emas Tahun Ini

Kamis, 2 Juni 2022 | 21:55 WIB
Ely Rahmawati (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam, anggota MIND ID-BUMN Holding Industri Pertambangan, menargetkan dapat menjual 28 ton emas sepanjang tahun ini. Target itu seiring dimulainya fase pasca tambang di tambang emas Cibaliung yang dikelola entitas anak usaha, PT Cibaliung Sumberdaya, pada 2022.

"Perusahaan menargetkan capaian kinerja produksi dan penjualan komoditas utama perusahaan yang positif pada tahun ini. Selain optimalisasi dalam aspek produksi dan penjualan, perusahaan berfokus dalam upaya pengelolaan biaya yang cermat melalui pelaksanaan program-program efisiensi yang tepat, terutama terkait dengan beban-beban yang dapat ditangguhkan," kata Sekretaris Perusahaan Antam Syarif Faisal Alkadrie dalam keterangan resminya, Kamis (2/6/2022).

Advertisement

Baca juga: Harga Emas Antam Naik Rp 5.000 Jadi Rp 984.000 Per Gram

Syarif mengungkapkan, pihaknya berencana memproduksi emas konsolidasian tahun 2022 sebesar 911 kg (29.289 troy oz) yang berasal dari tambang emas Pongkor. "Sedangkan terkait target penjualan emas pada tahun 2022 ditargetkan berada pada tingkat yang optimal sebesar 28.011 kg (900.574 troy oz), dengan memprioritaskan perluasan basis pelanggan di dalam negeri," ujar dia.

Pada 2022, lanjut dia, target produksi logam perak direncanakan sebesar 6.643 kg (213.577 troy oz), dengan target penjualan mencapai 8.643 kg (277.878 troy oz). Sementara untuk produk feronikel, Antam menargetkan volume produksi dan penjualan di sekitar 24-25 ribu ton nikel dalam feronikel (TNi).

Baca juga: Sah! Antam (ANTM) Bagikan Dividen Rp 930,8 Miliar

"Target produksi dan penjualan feronikel yang ditetapkan turut memperhitungkan tingkat utilisasi operasi pabrik feronikel Antam di Pomalaa yang tinggi serta mengedepankan kestabilan dan keamanan operasi pabrik," jelas dia.

Untuk komoditas bijih nikel, lanjut Syarif, Antam menargetkan total produksi sebesar 12,10 juta wet metric ton (wmt), tumbuh 10% dari tahun lalu yang sebanyak 11,01 juta wmt. "Penjualan bijih nikel pada tahun ini ditargetkan mencapai 10,05 juta wmt atau tumbuh 31% dari capaian penjualan bijih nikel tahun lalu sebesar 7,64 juta wmt. Peningkatan target penjualan bijih nikel tersebut seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri," ungkap dia.

Baca juga: Kuartal I Mengesankan, Analis Ini Revisi Naik Target Kinerja dan Saham Antam (ANTM)

Pada komoditas lainnya yakni bijih bauksit, kata Syarif, perseroan menargetkan volume produksi sebesar 1,80 juta wmt, sesuai dengan tingkat kebutuhan bauksit pabrik CGA Tayan dan proyeksi penjualan bijih bauksit kepada pelanggan pihak ketiga. Target produksi ini tumbuh sekitar 8% dibandingkan volume produksi 2021 sebesar 1,67 juta wmt.

"Terkait penjualan bijih bauksit tahun ini, perusahaan menargetkan tingkat penjualan sebesar 1,44 juta wmt, cenderung stabil dibandingkan capaian penjualan 2021 sebanyak 1,42 juta wmt. Terkait dengan produk Chemical Grade Alumina (CGA), perusahaan melalui entitas anak, PT Indonesia Chemical Alumina, menargetkan tingkat produksi dan penjualan alumina masing-masing sebesar 126 ribu ton alumina," pungkas dia.

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN