Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
EleVee Promenade Alam Sutera

EleVee Promenade Alam Sutera

Fitch Ratings Pangkas Peringkat Alam Sutera Jadi CCC-

Senin, 10 Agustus 2020 | 16:17 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Fitch Ratings menurunkan peringkat PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) dari B- menjadi CCC-. Sedangkan peringkat surat utang berdenominasi dolar perseroan yang berjumlah US$ 115 juta dan US$ 370 juta juga diturunkan menjadi CCC- dari B-.

Penurunan peringkat mencerminkan meningkatnya risiko likuiditas perseroan untuk membayar surat utang sebesar US$ 115 juta yang akan jatuh tempo pada 22 April 2021. Peningkatan risiko ini termasuk kemampuan dalam membayar tambahan pinjaman bank dan menyelesaikan penjualan aset di tengah perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan tergganggunya pasar modal dan keuangan.

Adapun pada 20 Juli 2020 lalu, Alam Sutera berencana menerbitkan obligasi baru dengan nilai US$ 485 juta untuk membayar obligasi sebesar US$ 115 juta yang jatuh tempo pada 2021 dan US$ 370 juta yang jatuh tempo pada 2022. Pemegang saham berencana untuk membahas hal tersebut pada Rapat Umum Pemegang Saham 26 Agustus mendatang.

Alam Sutera menargetkan global bond anyar ini akan jatuh tempo paling cepat pada 2024. Perseroan belum menentukan jaminan ataupun tingkat kupon yang ditawarkan atas global bond tersebut.

Hingga kuartal I-2020, Alam Sutera membukukan penjualan, pendapatan dan usaha lainnya sebesar Rp 300,03 miliar, turun 56,16% dibanding periode sama tahun lalu Rp 685,11 miliar. Penurunan signifikan terjadi penjualan di bisnis real estate yakni anjlok 67,65% menjadi Rp 186,68 miliar, dari sebelumnya Rp 577,14 miliar. Kemudian jasa hospitality dan prasarna naik 9,9% menjadi Rp 88,04 miliar, dari sebelumnya Rp 80,09 miliar. Sedangkan bisnis parwisata berkontribusi Rp 25,30 miliar, dibanding kuartal I-2019 sebesar Rp 27,87 miliar.

Alam Sutera mencetak rugi selisih kurs Rp 1,17 triliun hingga kuartal I-2020, berbanding terbalik dari laba selisih kurs kuartal I-2019 sebesar Rp 76,05 miliar. Alhasil, perseroan harus menderita rugi bersih Rp 1,37 triliun, dari posisi laba bersih Rp 159,33 miliar.

Di sisi lain, jumlah persedian atau inventory Alam Sutera per 31 Maret 2020 masih melimpah yakni Rp 5,69 triliun, atau naik 1,78% secara tahunan. Jumlah itu terdiri dari tanah dan bangunan yang siap dijual serta masih dikembangkan.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN