Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor mengecek harga saham melalui aplikasi, belum lama ini. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Investor mengecek harga saham melalui aplikasi, belum lama ini. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Fokus Pasar: BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 7DRRR

Kamis, 27 Mei 2021 | 09:17 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan 7DRRR pada 3.5%. Aksi yang dilakukan BI ini memberikan trigger terhadap peningkatan Indeks Harga Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa disertai dengan aksi beli investor asing pada saham perbankan.

Pilarmas Sekuritas dalam riset hariannya, Kamis (27/5), menyampaikan bahwa Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan 7DRRR pada 3,5%, suku bunga simpanan 2,75% dan suku bunga kredit 4,25%.

Ruang penurunan suku bunga acuan BI7DRRR dinilai semakin terbatas, seiring dengan inflasi yang berpotensi naik pada kuartal II dan III tahun ini seiringan dengan naiknya konsumsi dan juga pulihnya produktivitas.

Sebelumnya Bank Indonesia telah mengubah ekspektasi pertumbuhan ekonomi 2021 jadi lebih rendah menjadi kisaran 4,1 - 5,1%. Kemudian, bank sentral memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini berada di kisaran 4,3 - 5,3%. Ke depan, BI memperkirakan perbaikan ekonomi domestik akan semakin membaik didukung oleh perbaikan kinerja ekspor, berlanjutnya stimulus fiskal, dan perbaikan investasi sebagaimana tercermin pada PMI manufaktur yang terus meningkat.

“Kami melihat pertimbangan untuk menahan suku bunga kali ini lebih karena ekspektasi dan pergerakan ekonomi yang perlahan mulai membaik. Sehingga ruang bagi kenaikan dari suku bunga acuan hanya tinggal menunggu konfirmasi dari membaiknya perekonomian dalam negeri,” jelas Pilarmas Sekuritas.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN