Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto ilustrasi Tiongkok dan Amerika Serikat dalam kegiatan China International Import Expo, belum lama ini. AFP / Johannes EISELE.

Foto ilustrasi Tiongkok dan Amerika Serikat dalam kegiatan China International Import Expo, belum lama ini. AFP / Johannes EISELE.

Fokus Pasar: Fase Pertama Kesepakatan Dagang AS dan Tiongkok

Nabil Al Faruq, Jumat, 1 November 2019 | 10:32 WIB

JAKARTA, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tengah mencari lokasi baru untuk penandatanganan kesepakatan fase pertama antara AS dan Tiongkok. Sebelumnya, AS memilih Chili sebagai tempat penandatanganan tersebut, namun mereka menolak untuk mengadakan KTT Ekonomi Asia Pasifik.

Trump juga mengungkapkan bahwa Presiden Tiongkok Xi Jinping segera menyetujui penandatanganan tersebut. “Kami berharap hal ini benar adanya bukan hanya sebuah gimmick seperti yang sudah terjadi,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya, Jumat (1/11).

Penandatanganan kesepakatan perdagangan fase pertama ini akan mewakili secara keseluruhan perjanjian jangka panjang, meskipun sebelumnya Tiongkok ragu untuk mencapai kesepAkatan tersebut yang komprehensif dengan AS karena sifat impulsive dari Trump.

Kemudian, fase kedua juga akan segera dimulai setelah fase pertama. Dalam perjanjian pertama, AS dan Tiongkok akan membahas masalah-masalah kekayaan intelektual dan jasa keuangan, termasuk janji Tiongkok untuk membeli produk pertanian senilai US$ 40-50 miliar.

Kesepakatan tersebut juga membahas mengenai pembatalan kenaikan tarif pada Oktober 2019 senilai US$ 250 miliar, namun pembatalan mengenai kenaikan tarif pada Desember 2019 belum disampaikan lebih lanjut.

Sementara itu, di tengah sentimen positif, parlemen AS akhirnya menyetujui dan melanjutkan proses penyelidikan mengenai pemakzulan Trump. Dalam voting tersebut, 232 – 196 telah memilih, dan sepakat bahwa proses tersebut harus dilanjutkan. Trump menjadi presiden ke-4 yang mengalami sasaran impeachment, namun 2 dari 4, yaitu Bill Clinton dan Andrew Johnson meskipun ada upaya, namun tidak dihukum oleh Senat.

Hal ini memberikan Trump tantangan baru menjelang pemilihan, di satu sisi Trump harus menjaga Partai Republik untuk tetap bersatu agar Trump tetap terpilih sebagai pilihan utama. Di sisi lain, Trump juga harus menjaga para pendukungnya.

Pilarmas Sekuritas menilai, bagi Tiongkok, hal ini merupakan menjadi salah satu berita yang bagus untuk bisa berharap Trump turun dari posisinya, dan digantikan dengan seseorang yang mungkin bisa memberikan kenyamanan lebih dalam berkomunikasi antara Tiongkok dan AS.

Beralih ke Benua Asia, Bank of Japan tidak mengubah tingkat suku bunga saat ini, karena mereka meniliai bahwa ekonomi saat ini tidak memerlukan stimulus tambahan.

Bank Sentral Jepang tersebut memperkirakan tingkat suku bunga jangka pendek dan panjang akan tetap pada level saat ini. Hal ini memberikan indikasi bahwa tingkat suku bunga rendah Bank of Japan akan berada di level saat ini hingga musim semi 2020.

Meskipun demikian, Gubernur Bank of Japan mengatakan bahwa dirinya masih memiliki ruang untuk melakukan pengurangan tingkat suku bunga ke tahap negatif jika memang diperlukan.

Di Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis data realisasi investasi kuartal III-2019. Realisasi investasi kuartal III-2019 tumbuh 18,4% menjadi Rp 205,7 triliun dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 173,8 triliun.

Raihan tersebut ditopang oleh realisasi investasi asing yang tumbuh sebesar 17,8% dan realisasi investasi domestik (PMDN) yang tumbuh sebesar 18,9%. Pilarmas Sekuritas menilai, selesainya pemilu dan stabilitas politik yang mereda berdampak pada kembalinya investor asing untuk berinvestasi di Indonesia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA