Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim (Kiri) mendampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) saat melakukan kunjungan ke pabrik baru PT Krakatau Steel (KS) (Persero) Tbk di Cilegon yaitu pabrik Hot Strip Mill 2 (HSM 2).

Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim (Kiri) mendampingi Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) saat melakukan kunjungan ke pabrik baru PT Krakatau Steel (KS) (Persero) Tbk di Cilegon yaitu pabrik Hot Strip Mill 2 (HSM 2).

Fokus Pasar: Kinerja Ekonomi Kuartal III Jadi Perhatian

Kamis, 29 Juli 2021 | 09:38 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Kinerja ekonomi pada kuartal III-2021 menjadi perhatian utama para pelaku pasar di mana tekanan terhadap laju pandemi menjadi hambatan pada pertumbuhan konsumsi dan juga aktivitas manufaktur.

Pilarmas Sekuritas dalam risetnya, Kamis (29/7), menilai bahwa saat ini pemerintah perlu lebih cermat dan tepat dalam memutuskan sebuah kebijakan guna menopang aktivitas bisnis dari industri manufaktur. Hal ini diperlukan dalam menjaga tren ekspansi dari industri manufaktur tetap berada pada jalur positif.

Jika mengacu pada data sepanjang semester I-2021 industri manufaktur mampu mencatatkan kinerja yang cukup baik. Salah satunya tercermin dari PMI Manufaktur yang menyentuh level 55,3 pada Mei 2021.

“Dengan gambaran tersebut, harapannya bisa menjadi pertimbangan pemerintah khususnya yang sedang berproduksi untuk tetap dapat memenuhi ekspor. Sehingga produktivitas dari segi operasional tetap terjaga dan dapat mempertahankan output guna mendorong kinerja ekspor di kuartal III-2021,” ungkap Pilarmas, Kamis (29/7).

Kementerian Perindustrian perlu melakukan komunikasi yang baik dengan petugas di lapangan sehingga sektor-sektor yang perlu dijaga kinerjanya dapat bertahan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Harapannya permintaan yang masih ada saat ini dapat mendorong pertumbuhan manufaktur di tengah tekanan gelombang baru virus corona pada pertengahan tahun ini.

Pilarmas melihat sektor yang masih akan tumbuh baik yang berkaitan dengan kimia serta farmasi, transportasi dan logistik, teknologi, dan perbankan tentu tidak boleh dilupakan. Sehingga dengan adanya fokus guna mempertahankan kinerja riil sektor dapat menopang perlambatan dari sektor yang berkinerja negatif dengan sektor yang berkinerja positif saat ini.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN