Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas di depan monitor saham di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta. Foto ilustrasi:  Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melintas di depan monitor saham di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Fokus Pasar: Kinerja Investasi Kuartal III-2021 Diprediksi Tertekan

Selasa, 27 Juli 2021 | 09:47 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — Kinerja investasi pada kuartal III-2021 diperkirakan akan mengalami tekanan sejalan diberlakukannya pembatasan mobilitas masyarakat secara ketat akibat pelonjakan kasus virus corona.

Pilarmas Sekuritas dalam riset hariannya, Selasa (27/7), mengatakan bahwa kinerja investasi akan sangat tergantung pada penanganan pandemi di dalam negeri, sehingga target investasi pada tahun ini sebesar Rp 900 triliun akan cukup berat tercapai apabila pemulihan pandemi menjelang akhir tahun tidak kunjung usai.

“Kami melihat kinerja investasi masih akan tercatat positif pada kuartal II, hal ini sejalan dengan pemulihan aktivitas ekonomi yang berlangsung serta konsumsi yang membaik pada kuartal tersebut,” jelas Pilarms Sekuritas.

Adapun salah satu indikator dari pertumbuhan investasi yaitu naiknya impor barang modal selama 3 bulan secara berturut – turut dari April hingga Juni. Selain itu, realisasi belanja modal pemerintah pada Juni 2021 juga mencatatkan pertumbuhan yang cukup signifikan jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu.

“Realisasi tersebut didorong oleh pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah dan juga BUMN. Pertumbuhan tersebut dinilai dapat mendorong realisasi PMDN,” jelas Pilarmas Sekuritas.

Selain itu, indikator dari SKDU yang mencatatkan adanya kenaikan pada kegiatan dunia usaha juga menjadi katalis positif, khususnya pada kapasitas produksi industri. Kondisi tersebut mencerminkan adanya perbaikan dari investasi swasta yang diharapkan dapat berdampak positif pada aktivitas usaha di kuartal III.

Berdasarkan SKDU Bank Indonesia (BI), realisasi investasi pada kuartal II-2021 akan mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) investasi kuartal II-2021 yang tercatat naik sebesar 2,94%, lebih tinggi jika dibandingkan dengan SBT pada kuartal I-2021 naik sebesar 0,68%.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN