Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Papan di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Papan di lantai Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Fokus Pasar: Peningkatan Kasus Covid-19 Capai 60 Ribu di AS

Jumat, 10 Juli 2020 | 07:28 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id  — Peningkatan kasus virus corona kian meningkat di Amerika Serikat (AS). Hingga kini, telah mencapai 60 ribu yang terjangkit virus Covid-19 dalam kurun waktu sehari, hal ini dapat membuat pelaku pasar dan Investor semakin khawatir.

Pilarmas Sekuritas mengatakan, negara bagian AS, yakni Texas, California, dan Florida telah memberikan laporan jumlah yang terinfeksi mengalami peningkatan. Di Texas, jumlah kematian akibat dari virus corona terus mengalami peningkatan hingga diatas 100 untuk pertama kalinya. Perolehan ini memberikan kenaikan dalam kurun waktu 3 minggu terakhir.

“Dengan semakin meningkatnya jumlah korban tanpa diikuti dengan pengetatan pengendalian penyebaran virus corona, maka sewaktu waktu pasar ketika kehilangan keyakinannya terhadap ekspektasi dan harapan, pasar akan cenderung lebih mudah untuk terkoreksi,” ujar Pilarmas Sekuritas dalam riset harian, Jumat (10/7).

Meskipun demikian, secara angka tingkat klaim tunjangan pengangguran di Amerika mengalami penurunan paling signifikan dalam kurun waktu sebulan. Hal ini menjadi kabar yang baik, sebab dapat memberikan indikasi bahwa perekonomian masih terus berjalan meskipun peningkatan korban virus corona bertambah.

Sejauh ini, Pilarmas Sekuritas masih melihat terdapat ruang untuk angka pengangguran terus mengalami penurunan karena tunjangan pengangguran yang diberikan oleh Amerika akan berakhir pada bulan Juli mendatang. Hal ini akan mendorong masyarakat AS untuk kembali bekerja, sehingga dapat mendorong geliat ekonomi kedepannya.

Dari dalam negeri, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR memproyeksikan titik kontraksi perekonomian Indonesia pada kuartal II tahun ini akan dalam kisaran minus 3,5% hingga minus 5,1% akibat pandemi Covid - 19.

Kemudian, pertumbuhan ekonomi nasional untuk semester I tahun 2020 akan berada di kisaran minus 1,1% hingga minus 0,4% akibat pelemahan pada kuartal I dan II. Pemerintah akan terus berusaha mendorong perekonomian sehingga terjadi pemulihan pada kuartal III yang diperkirakan membaik yakni sekitar minus 1% hingga tumbuh 1,2%, untuk kuartal IV pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksikan akan berada di kisaran 1,6% sampai 3,2% .  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN