Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell. ( Foto: Win McNamee/Getty Images/AFP )

Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell. ( Foto: Win McNamee/Getty Images/AFP )

Fokus Pasar: The Fed Pangkas Suku Bunga Lagi

Nabil Alfaruq, Rabu, 4 Maret 2020 | 10:03 WIB

JAKARTA, investor.id  — The Fed telah menurunkan tingkat suku bunga sebesar 50 basis poin sebagai sebuah langkah pertama dalam menangani keadaan darurat akibat virus korona. Hal ini merupakan langkah yang cukup besar sejak krisis keuangan 2008.

Dalam riset harian Pilarmas Sekuritas, Powell mengatakan bahwa pihaknya dan rekan-rekannya mengambil tindakan ini untuk menjaga ekonomi Amerika tetap kuat dalam menghadapi risiko baru terhadap virus korona yang mampu mempengaruhi prospek ekonomi.

Sebelumnya G7 telah melakukan pertemuan melalui conference call, dan mereka telah berjanji untuk melakukan apa saja untuk memerangi krisis kesehatan, dalam hal ini virus korona yang berubah dengan sangat cepat. Namun, sejauh ini para pelaku pasar dan investor belum terkesan dengan apa yang dilakukan oleh The Fed atau G7 conference call.

“Pasar saham di Amerika tetap berawarna merah meriah, dengan indeks S&P 500 turun lebih dari 3%, dan tentu saja pemotongan tingkat suku bunga The Fed membuat imbal hasil US Treasury kembali turun dibawah 1%, dimana hal ini merupakan imbal hasil terendah sepanjang masa,” tulis Pilarmas Sekuritas dalam riset harian, Rabu (4/3).

Para pelaku pasar dan investor menginginkan lebih dari The Fed untuk menurunkan tingkat suku bunga lebih banyak . Namun Pilarmas Sekuritas juga melihat bahwa penurunan juga tidak bisa dilakukan secara instant, karena akan menciptakan culture shock. Penurunan harus dilakukan secara perlahan dan tepat, dan sejauh ini pihaknya melihat apa yang dilakukan oleh The Fed sudah tepat.

“Sejauh ini Powell masih memberikan harapan bahwa masih akan ada pemotongan selanjutnya, khususnya pada pertemuan FOMC 17 – 18 Maret nanti, yang dimana The Fed sejauh ini masih akan memantau perkembangan selama beberapa minggu dan bulan mendatang,” ujar Pilarmas Sekuritas.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN