Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell. ( Foto: Win McNamee/Getty Images/AFP )

Gubernur The Federal Reserve Jerome Powell. ( Foto: Win McNamee/Getty Images/AFP )

Fokus Pasar: The Fed Siapkan Stimulus Hadapi Covid-19

Nabil Alfaruq, Jumat, 27 Maret 2020 | 09:20 WIB

JAKARTA, investor.id — Dalam menghadapi pandemi wabah virus korona (covid-19) yang saat ini tengah menyebar ke berbagai negara termasuk Amerika Serikat (AS), The Fed telah mempersiapkan berbagai stimulus untuk dapat memompa perekonomian AS.

Selama kurang lebih 3 minggu terakhir, Bank Sentral Amerika terus menunjukkan berbagai tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya, hal ini dilakukan sebagai bagian dari sebuah usaha untuk menjaga perekonomian dari dampak covid-19. Mulai dari Obligasi, fasilitas darurat untuk meningkatkan kredit, menjaga likuiditas dolar di seluruh dunia, hingga pinjaman langsung ke dalam bisnis AS.

Chair of the Federal Reserve Jerome Powell dalam riset harian Pilarmas Sekuritas menyebutkan bahwa pihak The Fed menyadari kegiatan ekonomi akan mengalami penurunan secara substansial pada kuartal II nanti, dan ini berarti memberikan indikasi bahwa AS berpotensi untuk memasuki resesi, namun itu semua hanyalah sementara.

Pada titik tertentu The Fed akan mengendalikan penyebaran virus dan pada saat itu kepercayaan akan kembali, bisnis akan berjalan kembali, dan semua akan kembali bekerja.

Powell juga menyampaikan bahwa RUU yang baru saja disahkan akan memberikan bantuan dan stabilitas, Undang-undang tersebut akan memberikan dana tambahan untuk Departemen Keuangan Amerika yang akan digunakan untuk meningkatkan pinjaman yang nantinya diberikan oleh The Fed, dan tentu saja Bank Sentral juga akan meletakkan fondasi agar pemulihan ekonomi dapat berjalan dengan lebih cepat.

Dari dalam negeri, pemerintah Indonesia telah mengucurkan dana sebesar Rp 158 triliun guna menghadapi pandemi covid-19 yang saat ini menginfeksi perekonomian.

Sekretaris Menteri Koordinator bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menjelaskan stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah terdiri dari paket pertama senilai Rp 10,3 triliun pada 25 Februari silam, paket kedua senilai Rp 22,9 triliun pada 13 Maret dan pelebaran defisit 0,8% dari produk domestik bruto (PDB) sekitar Rp 125 triliun.

“Stimulus untuk mengatasi dampak negatif wabah virus korona yang menyebar di Indonesia yang juga akan berpengaruh terhadap kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia dan guna membantu masyarakat dan dunia usaha melewati masa sulit akibat pandemi korona,” tulis Pilarmas Sekuritas di Jakarta, Jumat (27/3).

Hal ini merupakan langkah pemerintah dalam memitigasi dampak negatif yang lebih besar terhadap perekonomian akibat pandemic virus tersebut yang menyebar di Indonesia yang juga akan berpengaruh terhadap kinerja pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dari negara India, pemerintah India pada akhirnya mengumumkan stimulus dengan dana sebesar 1,7 triliun Rupee atau US$ 22,6 miliar sebagai bagian dari langkah-langkah untuk mengurangi dampak perekonomian yang diakibatkan oleh wabah virus korona yang menekan masyarakat kelas menengah ke bawah. Rencana tersebut akan mencakup bantuan langsung tunai serta ketahanan pangan.

Dukungan bantuan tunai termasuk di dalamnya ada dukungan terhadap petani, gas gratis selama 3 bulan, dana pensiun untuk jangka waktu yang sama serta asuransi 5 juta rupee untuk para pekerja medis yang selama ini menolong para pasien virus korona.

Sejauh ini India, sebagai ekonomi terbesar ketiga di Asia yang telah bergabung dengan Negara lainnya untuk memberikan stimulus di tengah situasi dan kondisi lockdown dalam kurun waktu 3 minggu sebagai bagian dari pencegahan penyebaran virus.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN