Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi beberapa aset kripto

Ilustrasi beberapa aset kripto

FTX Bangkrut,  Perdagangan FTT di Tokocrypto Dihentikan

Jumat, 18 Nov 2022 | 10:25 WIB
Herman (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id– Menyusul adanya pengajuan kebangkrutan oleh perusahaan crypto exchange FTX ke pengadilan Amerika Serikat, pedagang aset kripto Tokocrypto telah memutuskan untuk menghapus dan menghentikan perdagangan FTT (FTX Token).

FTT yang dihentikan pada pasangan perdagangan FTT/BNB, FTT/BTC dan FTT/USDT telah dilakukan pada 15 November 2022 pukul 11.30 WIB. Kemudian pada 30 November pukul 23.59 WIB, semua pasangan perdagangan dihapus yaitu FTT/BUSD.

“Tokocrypto tetap akan menyimpan FTT milik nasabah, namun tidak dapat untuk diperdagangkan di platform Tokocrypto setelah 30 November 2022 23:59 WIB. Karena itu, disarankan untuk segera melakukan pemindahan aset kripto tersebut ke walletpribadi,” kata COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda dalam keterangan resminya kepada Beritasatu.com, Jumat (18/11/2022).

Baca juga: Ajukan Kebangkrutan di AS, Perdagangan Aset Kripto FTX Dihentikan Bappebti

Advertisement

Teguh menyampaikan, Tokocrypto secara berkala meninjau setiap aset kripto yang diperjualbelikan untuk memastikan bahwa aset tersebut terus memenuhi standar. Ketika suatu aset kripto tidak lagi memenuhi standar Tokocrypto atau terdapat perubahan pada industri, Tokocrypto melakukan peninjauan yang lebih mendalam dan berpotensi menghapusnya.

“Tokocrypto percaya bahwa cara ini adalah untuk melindungi semua pengguna dengan baik,” ujarnya.

Tokocrypto juga bisa memastikan tidak terjadi kenaikan permintaan penarikan dana atau withdrawal di platform Tokocrypto. Operasional bisnis masih berjalan normal seperti biasa.

Baca juga: Diambang Kebangkrutan, BlockFi Bakal Menyusul FTX?

Plt Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid Noordiatmoko dalam kesempatan sebelumnya juga telah menegaskan, penghentian perdagangan aset kripto token FTX ditempuh setelah perusahaan crypto exchange FTX mengajukan kebangkrutan ke pengadilan Amerika Serikat. Akibatnya, masyarakat melakukan penarikan besar-besaran dan harga Token FTX terus turun secara drastis. Token FTX sendiri termasuk salah satu dari 383 aset kripto yang dimuat dalam Peraturan Bappebti No 11/2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.

“Bappebti melakukan pengawasan yang intens melalui pengawasan ke para pedagang aset kripto yang memfasilitasi perdagangan Token FTX. Dengan demikian, setiap calon pedagang fisik aset kripto yang memperdagangkan Token FTX wajib memperhatikan, memantau, dan menganalisis perkembangan Token FTX untuk memberikan perlindungan bagi nasabah aset kripto,” kata Didid.

Baca juga: Pasar Kripto Masih Terpukul Pengaruh FTX Bangkrut dan Investor Takut

Berkantor pusat di Bahama, FTX adalah sebuah perusahaan pedagang token atau aset kripto yang memiliki produk derivatif dan spot trading secara global serta didirikan di Antigua dan Barbuda pada 2019. FTX memiliki lebih dari 1 juta nasabah dan merilis FTX Token sebagai produknya. Pada saat ini, terdapat beberapa pedagang fisik aset kripto terdaftar di Bappebti yang memfasilitasi perdagangan FTX Token. Bappebti mencatatkan pada Januari - Oktober 2022, transaksi yang terjadi senilai Rp 106,5 miliar dengan total nilai volume transaksi sebesar 193.435.

Didid mengungkapkan, pangsa Token FTX hanya 0,038 % dari total nilai transaksi aset kripto di Indonesia periode Januari-Oktober 2022 tercatat sebesar Rp 279,8 triliun. Diharapkan pasar Indonesia tetap kondusif serta masyarakat tidak menarik dana dan aset secara besar-besaran di Indonesia.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com