Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Garuda Indonesia.

Garuda Indonesia.

Garuda akan Usulkan Kembali Reprofiling Utang

Farid Firdaus, Sabtu, 25 Januari 2020 | 11:09 WIB

TANGERANG, investor.id  – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) melanjutkan reprofiling utang sekitar US$ 800-850 juta pada tahun ini. Sejumlah skema akan kembali diusulkan setelah audit laporan keuangan tahun 2019 selesai.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Fuad Rizal mengatakan, proses audit laporan keuangan perseroan tengah dilakukan oleh PwC. Setelahnya, manajemen akan meminta persetujuan ulang ke komisaris dan pemegang saham dwi warna.

“Proses pendanaan untuk itu (reprofiling) tetap jalan. Kita telebih dahulu tunggu audit dari PwC selesai,” jelas dia di Tangerang, Kamis (23/1).

Fuad belum menjelaskan detail skema-skema reprofiling utang yang akan ditempuh perseroan nantinya. Sebelumnya disebutkan, nilai outstanding utang Garuda terdiri atas sukuk global senilai US$ 500 juta yang jatuh tempo 2020, dan sekitar US$ 400 juta merupakan utang jangka pendek dari modal kerja.

Manajemen Garuda sempat berencana menggalang dana hingga US$ 900 juta melalui penerbitan sukuk global atau instrument lainnya. Namun, rencana tersebut dibatalkan lantaran perusahaan belum memiliki laporan keuangan limited review hingga pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar 22 Januari.

Seperti diketahui, Fuad Rizal merupakan direksi lama Garuda Indonesia yang dipertahankan dan tetap menjabat sebagai direktur keuangan pada kepengurusan baru. Ketika skandal penyelendupan motor Harley Davidson dan Sepeda Brompton terkuak yang melibatkan sejumlah direksi Garuda Indonesia yang lama, Fuad harus menjabat sebagai Plt Direktur Utama sejak 9 Desember 2019.

Erick Thohir. Sumber: twitter
Erick Thohir. Sumber: twitter

Terkait hal ini, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pemegang saham memberikan kesempatan pada Fuad untuk bekerja menjalankan tugasnya tentunya dengan tetap mendapatkan pengawasan dari komisaris dan kementerian.

Sudah ada susunan direksinya. Ya nanti biarkan saja beri kesempatan bekerja dan tentu diawasi,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, setelah disahkannya kepengurusan baru, pihaknya akan memastikan good corporate governance (GCG) tetap berjalan sesuai koridor. Dewan direksi telah sepakat dengan dewan komisaris untuk menjalankan proses perbaikan secara internal.

Untuk memastikan GCG berjalan sesuai koridor, lanjut Irfan, pihaknya bekerjasama dengan perusahaan audit profesional, seperti Big Four.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dan Komisaris Utama Triawan Munaf dalam Talkshow bertema Semangat Baru Garuda Indonesia di Jakarta, Jumat (24/1/2020). Foto: BeritasatuPhoto/Defrizal
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dan Komisaris Utama Triawan Munaf dalam Talkshow bertema Semangat Baru Garuda Indonesia di Jakarta, Jumat (24/1/2020). Foto: BeritasatuPhoto/Defrizal

Pengangkatan Irfan mencerminkan Garuda memilih sosok dari eksternal untuk menjadi pemimpin perusahaan tersebut. Jabatan terakhir Irfan sebelumnya adalah CEO Sigfox Indonesia, perusahaan infrastruktur jaringan internet of things (IoT) sejak Februari 2019. Dari deskripsi website resmi, Sigfox Indonesia dioperasikan melalui PT Kirana Solusi Utama, yang baru dijalankan sepenuhnya pada akhir 2019. Cakupan layanan perseroan akan merambah Jakarta dan sekitarnya pada kuartal I-2020.

Di ranah BUMN, Irfan sempat memiliki pengalaman sebagai Direktur Utama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) selama 2009-2012. Sosok eksternal lain yang masuk ke jajaran direksi baru adalah Ade R Susardi sebagai Direktur Layanan, Pengembangan Usaha, dan Teknologi Informasi. Jabatan terakhir Ade sebelumnya adalah Director Business Development Nokia Networks.

Selain itu, terdapat perwakilan CT Corp, yakni Dony Oskaria yang menduduki posisi Wakil Direktur Utama. Sejak 2014 hingga saat ini, Donny tercatat menjabat sebagai CEO Hospitality & Entertainment CT Corp.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA