Menu
Sign in
@ Contact
Search
Pesawat Garuda Indonesia. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama/18)

Pesawat Garuda Indonesia. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/ama/18)

Garuda (GIAA) Menangi Gugatan Likuidasi yang Diajukan Greylag

Rabu, 30 Nov 2022 | 19:49 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) memenangi gugatan likuidasi yang diajukan oleh Goose Leasing 1410 Designated Activity Company dan Greylag Goose Leasing 1446 Designated Activity Company di Prancis dan Australia. Baik Greylag 1410 maupun Greylag 1446 adalah perusahaan yang menyewakan pesawat (lessor) Garuda.

"Pada 17 Agustus 2022, Garuda Indonesia Holiday France SAS mendapatkan gugatan likuidasi yang diajukan oleh Greylag 1410 dan Greylag 1446. Selanjutnya pada 25 November 2022, Paris Commercial Court memberikan putusan yang pada intinya menyatakan bahwa gugatan Greylag 1410 dan Greylag 1446 tidak dapat diterima, serta memerintahkan Greylag untuk membayar Garuda Indonesia Holiday France cost pada perkara ini masing-masing 10 ribu Euro," kata Plh Direktur Utama Garuda Indonesia Prasetio dalam keterangan resmi, Rabu (30/11/2022).

Baca juga: Lagi, Garuda (GIAA) Obral Diskon Tiket Pesawat Gede-gedean

Prasetio melanjutkan, pada 28 November 2022, perseroan telah mengajukan dua kontra memori PK terhadap dua permohonan peninjauan kembali (PK) atas putusan kasasi yang diajukan oleh Greylag 1410 dan Greylag 1446 pada 18 November 2022. "Pada 28 November 2022, Supreme Court New South Wales, Australia telah memberikan putusan pada winding up application yang diajukan Greylag 1410 dan Greylag 1446. Yang pada intinya, Supreme Court New South Wales mengabulkan pembelaan foreign state immunity application yang diajukan oleh Garuda Indonesia. Dengan demikian, winding up application yang diajukan Greylag 1410 dan Greylag 1446 dihentikan," tegas dia.

Advertisement

Baca juga: Pendapatan AirAsia (CMPP) Terbang di Atas 400%

Pada 26 September 2022, Mahkamah Agung juga telah menolak pengajuan kasasi Greylag Goose Leasing 1410 Designated Activity Company dan Greylag Goose Leasing 1446 Designated Activity Company. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra sebelumnya mengatakan bahwa manajemen akan terus memantau proses kasasi Greylag Goose Leasing 1410 Designated Activity Company dan Greylag Goose Leasing 1446 Designated Activity Company terutama di tiga yurisdiksi berbeda, yaitu Prancis, Singapura, dan Australia.

Baca juga: Lion Air Group Kuasai 60% Pangsa Pasar Penerbangan Domestik, Garuda (GIAA) Lewat!

"Kami mengikuti proses di masing-masing yurisdiksi tersebut. Kami juga mencoba menyelesaikan secara fundamental dengan rekognisi di Chapter 15 Amerika. Harapannya, kalau nanti direkognisi pengadilan Amerika, bisa mempermudah proses kami dalam menghadapi tuntutan di beberapa negara tersebut," ungkap dia.

Menurut Irfan, sebagai perusahaan asing, Greylag 1410 dan Greylag 1446 seharusnya mengikuti peraturan hukum di Indonesia yang secara tegas telah memutuskan menolak kasasi yang mereka ajukan. "Hasilnya sudah final. Yang jelas, Mahkamah Agung RI sudah menolak kasasi mereka," tandas dia.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com