Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Garuda Siapkan Langkah Kuasi Reorganisasi

Antara, Selasa, 19 April 2011 | 10:02 WIB

JAKARTA-Manajemen PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) sedang menyiapkan sejumlah langkah terkait rencana kuasi reorganisasi untuk menyehatkan laporan keuangan perseroan.

"Rencana kuasi reorganisasi sudah dibahas di internal perusahaan," kata Plt Direktur Keuangan Garuda Elisa Lumbantoruan, di Jakarta, Senin (18/4).

Menurutnya, kuasi organisasi dilakukan menyusul kerugian akumulatif perseroan yang mencapai sekitar Rp6,8 triliun.

Kuasi reorganisasi merupakan prosedur akuntansi yang mengatur perusahaan untuk merestrukturisasi ekuitasnya dengan menghilangkan defisit dan menilai kembali seluruh aset dan kewajiban perusahaan.

Cara ini akan menghilangkan kerugian akumulatif yang tercatat dalam laporan keuangan perseroan, dengan mengeliminasi saldo defisit dengan selisih penilaian kembali aset dan kewajiban.

Meski begitu, Elisa yang juga menjabat Direktur IT dan Perencanaan Strategis, tidak merinci langkah-langkah yang akan dilakukan.

Ia hanya menjelaskan, bahwa rencana kuasi reorganisasi sudah dikomunikasikan dengan jajaran komisaris perusahaan.

Ia mengaku, hingga kini manajemen belum membicarakan rencana kuasi reorganisasi kepada Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham.

"Belum kami sampaikan, karena sesuai mekanismenya harus melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang dijadwalkan Mei atau Juni 2011," ujar Elisa kepada Antara.

Menurut catatan, Garuda pada 2010 mencatat penurunan laba sekitar 49 persen, menjadi Rp515,521 miliar, anjlok dari laba sekitar Rp1,018 triliun pada 2009.

Perseroan berdalih bahwa penurunan laba lebih karena ekspansi yang besar, di antaranya membeli 24 unit pesawat pada 2010.

Sementara untuk tahun 2011, perusahaan penerbangan "plat merah" ini menargetkan laba baersih tumbuh menjadi Rp1 triliun dengan pendapatan sekitar Rp22 triliun.

Elisa berharap, rencana kuasi reorganisasi tersebut mendapat dukungan dari semua pihak lantaran aksi korporasi tersebut memberi imbas positif terhadap pemegang saham, terutama masalah setoran dividen.

"Tanpa kuasi reorganisasi kemungkinan perseroan baru bisa membagikan dividen pada 2014. Jika dieksekusi saat ini maka tahun depan (2012) dividen bisa dibagikan kepada pemegang saham," tegasnya.(*/hrb)

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA