Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Minat IPO

Minat IPO

Gelar IPO, Triniti Land Incar Dana Segar Hingga Rp 250 miliar

Thereis Kalla, Jumat, 13 Desember 2019 | 22:05 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Perintis Triniti Properti Tbk atau Triniti Land incar dana sebesar Rp 200 miliar hingga Rp 250 miliar dari gelaran penawaran umum perdana (Initial Public Offering/ IPO) saham. Dana yang nanti dihimpun perseroan akan digunakan untuk pembangunan proyek perseroan.

Presiden & CEO Triniti Land, Ishak Chandra menyatakan, keseluruhan dana yang diperoleh dari IPO seluruhnya digunakan untuk membangun beberapa proyek milik perseroan.

Sebesar 35% dialokasikan untuk pembangunan proyek Collins Boulevard Serpong. Kemudian, sebesar 35% untuk pembangunan Marc’s Boulevard.

“Sisanya 30% digunakan untuk biaya pengembangan dan modal kerja perseroan yang berupa biaya operasional perseroan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (13/12).

Adapun dalam gelaran IPO tersebut, perseroan berencana akan melepas sebanyak-banyaknya 1.093.333.400 saham biasa atas nama atau setara 25% modal disetor perseroan setelah IPO dan konversi Mandatory Convertible Bond (MCB).

Director of Investment Banking Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mukti Wibowo, menyatakan harga iPO ada di kisaran Rp 200 - Rp 250 per saham. “Price earning ratio, dengan estimasi tahun 2020 valuasinya di kisaran, 15 sampai 18 kali,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan IPO ini, perseroan akan menggunakan laporan keuangan Juni 2019. Triniti Land menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia dan PT Royal Investium Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi dari gelaran tersebut. Rencananya, perseroan akan dicatatkan dengan kode emiten TRIN.

Sementara itu, di semester I 2019, Triniti Land mencatatkan marketing revenue sebesar Rp 300 milliar dan booked revenue sebesar Rp 132 milliar. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 131,7 miliar naik 52,78% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 86,2 miliar. Sedangkan laba bersih tahun berjalan tercatat sebesar Rp 33,5 miliar turun 24,54% dibanding Juni 2018 sebesar Rp 44,4 miliar.

Setelah memperkenalkan Collins Boulevard di tahun 2018, di tahun 2019 ini Perseroan melalui Entitas Anak juga mengembangkan Proyek Marc's Boulevard Batam berupa mixed-use, condo villa, apartemen, SOHO, rukan, town house, pusat perbelanjaan, educity, dan perkantoran yang berlokasi di Pasir Putih, Batam yang memiliki Total Gross Development Value (GDV) sebesar Rp 6 triliun dengan waktu pengembangan hingga tahun 2028.

Selain itu, masa penawaran umum (bookbuilding) saham TRIN akan dilakukan pada 2-8 Januari 2020. Perseroan menargetkan akan pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia akan dilakukan pada 15 Januari 2020.

Ishak menambahkan, untuk menopang kinerja perseroan kedepan, Triniti Land akan melakukan diversifikasi usahanya dengan tidak hanya fokus di inti usaha perseroan. “ Kita tidak hanya mau fokus di usaha inti, tapi kita juga mau mengembangkan ke TOD park, projek kita akan masuk juga ke proyek rumah dengan kisaran harga Rp 900 juta,” kata dia.

Sementara itu di tahun depan perseroan melalui entitas anak usaha akan meluncurkan proyek Marc’s Boulevard - PIK2 berupa Middle upper class condominium, branded service apartment, SOHO dan supporting retail yang memiliki GDV sebesar kurang lebih Rp 2,53 triliun dengan waktu pengembangan hingga 2026.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA