Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Nusa Konstruksi Enjiniring.

PT Nusa Konstruksi Enjiniring.

Global Dinamika Jadi Pengendali Baru Nusa Konstruksi Setelah Akuisisi 2,87 Miliar Saham

Kamis, 7 Oktober 2021 | 14:53 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) diakuisisi PT Global Dinamika Kencana. Hal ini terjadi setelah perseroan mengambialih seluruh saham DGIK sebanyak 2,87 miliar atau setara 51,85% dengan total nilai mencapai Rp 229 miliar.

Berdasarkan pengumuman di Koran Investor Daily, Kamis (7/10), perseroan telah mengambilalih sebanyak 51,85% saham DGIK seharga Rp 80 per saham pada Rabu (6/10) kemarin.

Dengan diakuisisinya total modal yang ditempatkan dan disetor, maka PT Global Dinamika Kencana pun dipastikan menjadi pemegang saham pengendali baru DGIK.

Adapun rinciannya, perseroan mengambilalih kepemilikan saham dari para penjual saham DGIK yang terdiri dari PT Lintas Kebayoran Kota sebanyak 1,89 miliar saham atau setara 34,12%, kemudian PT Lokasindo Aditama sebanyak 420 juta saham atau 7,60%, PT Rezeki Segitiga Emas sebanyak 516 juta saham atau 9,32%, dan PT Multidaya Hutama Indokarunia sebanyak 44 juta saham atau setara 0,81%.

“Sehingga total saham yang diambilalih sebanyak 2,87 miliar saham atau 51,85%. Tujuan pengambilalihan saham tersebut untuk mengembangkan usaha dan memperkuat usaha bisnis perseroan di bidang jasa konstruksi,” tulis manajemen perseroan.

Aksi korporasi ini diambil perseroan mengacu pada Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Global Dinamika Kencana yang digelar pada 21 April 2021 lalu.

Perusahaan yang bergerak di sektor konstruksi, perdagangan, industri, dan properti ini menyampaikan, sebelum melakukan pengambilalihan saham, perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan DGIK.

Di samping itu, perseroan juga tidak menandatangani perjanjian apapun dengan pihak manapun termasuk rencana, kesepakatan, atau keputusan untuk bekerjasama guna mencapai tujuan tertentu yang berkaitan dengan pengambilalihan.

Selanjutnya, perseroan akan melakukan Penawaran Tender Wajib sebagaimana dipersyaratkan dalam POJK 9/2018. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN