Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Perseroan)

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). (Ilustrasi/Perseroan)

GOTO Mau Blak-blakan, Catat Tanggal Mainnya

Rabu, 7 Des 2022 | 15:05 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berencana menggelar paparan publik atau public expose insidental.

Paparan publik akan membahas langkah perseroan percepat profitabilitas termasuk strategi bisnis ke depan serta perkembangan kondisi operasional dan keuangan perseroan.

Dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (7/12/2022), paparan publik GOTO ini bakal digelar secara online.

Baca juga: Periode Lock-up Pemegang Saham Seri B GOTO Belum Usai

Advertisement

Sementara dari undangan paparan publik GOTO yang diterima Investor Daily, paparan publik ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.45 WIB - selesai. Adapun narasumbernya terdiri dari jajaran direksi dan manajemen GOTO.

Di sisi lain, Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat meminta penjelasan terkait volatilitas perdagangan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhir-akhir ini.

Hal itu terungkap dari tanggapan pihak GOTO dalam menjawab permintaan penjelasan BEI yang diunggah pada keterbukaan informasi di situs resmi BEI.

Pertanyaan yang diajukan BEI di antaranya apakah GOTO berencana melakukan aksi korporasi dalam waktu dekat, juga perihal apakah GOTO mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan.

Merespons pertanyaan, Sekretaris Perusahaan GOTO RA Koesoemohadiani menjelaskan, perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal.

Dia menyatakan, sehubungan dengan tindakan korporasi, sebagaimana telah disampaikan, pada rapat umum pemegang saham tahunan tanggal 28 Juni 2022, perseroan telah memperoleh persetujuan untuk menerbitkan saham tanpa memberikan hak memesan terlebih dahulu (non-HMETD) sebesar maksimal 118.436.392.950 lembar saham seri A atau sebesar 10% dari jumlah seluruh modal ditempatkan dan disetor dalam perseroan.

“Berdasarkan persetujuan pemegang saham tersebut, perseroan dapat melakukan PMTHMETD sampai dengan Juni 2023. Sampai dengan saat ini, perseroan masih terus menjajaki berbagai opsi secara opportunistic dengan memperhatikan kondisi pasar modal dan makro ekonomi. Jika ada kesempatan yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan perseroan, maka perseroan berharap dapat menggunakan PMTHMETD tersebut,” jelas Koesoemohadiani dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (7/12/2022).

Baca juga: Mengintip 2 Perusahaan Nikel yang Diakuisisi United Tractors (UNTR) Rp 4,27 T

Lebih jauh, BEI menanyakan apakah GOTO mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu. Kemudian, Koesoemohadiani menyatakan, perseroan tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu sehubungan dengan kepemilikan sahamnya, kecuali sehubungan dengan program opsi saham karyawan dan konsultan yang dikelola oleh GoTo Peopleverse Fund (GPF). Di mana, hal itu telah dijabarkan di dalam prospektus.

“Program ini sudah mulai dilaksanakan oleh para partisipan dan saham yang menjadi hak para partisipan sudah mulai di dipindahkan dari GPF ke masing-masing partisipan,” paparnya.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com